KLIK.SAMPIT – Sejumlah ruas Jalan HM Arsyad, Sampit-Ujung Pandaran, kembali mengalami kerusakan yang cukup parah. Warga yang sering melintas di jalan tersebut pun mengeluh, karena rawan menyebabkan kecelakaan.
“Was - was juga kalau lewat di jalan ini, apalagi kalau malam hari gelap. Jadi enggak kelihatan jalan yang berlubang,” ucap Muhammad , warga Desa Parebok yang sering melewati jalan tersebut, Sabtu (21/8).
Lanjutnya, kerusakan jalan ini memang tidak terlalu panjang, hanya sekitar 10 sampai 20 meter. Namun berlubang cukup dalam. Apalagi jika tergenang air hujan, keberadaan lubang tak terlihat. Hal ini tentu sangat membahayakan.
"Jika tidak berhati-hati dan memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi maka bisa menghantam lubang jalan dan bisa mengakibatkan kecelakaan," katanya.
Adapun titik-titik lokasi kerusakan jalan, yakni sekitar Desa Basirih Hulu, Desa Jaya Karet, perbatasan Desa Parebok-Desa Basawang, Desa Handil Sohor, dan perbatasan Desa Samuda Kecil-Samuda Besar, serta beberapa titik lainnya.
Untuk diketahui, Jalan HM Arsyad, Sampit-Ujung Pandaran ini, berada dibawah wewenang Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Jalan ini merupakan penyambung bagi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Seruyan.
Tingginya lalu lintas kendaraan, termasuk kendaraan berat, di jalan tersebut membuat mempercepat kerusakan jalan. Masyarakat berharap pemerintah dapat segera menangani masalah ini, agar tidak menjadi permasalahan bagi masyarakat.(KLIK-RED)