KLIK. SAMPIT— Mahdiansyah (55) warga Jalan Nanas III, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, harus menderita kerugian sekitar Rp 200 juta. Ini terjadi karena rumahnya ludes akibat terbakar, Jumat malam (11/12).
Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Ketapang AKP Samsul Bahri mengatakan bahwa akibat kebakaran tersebut bangunan rumah korban, ludes menjadi arang.
“Melihat kondisi rumah yang terbakar tersebut hingga menjadi arang, maka kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta,” ungkap Samsul, Sabtu (11/12).
Samsul menuturkan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi ketika Indra, anak Mahdiansyah, sedang duduk menonton televisi bersama ibunya. Lalu Indra mencium bau gosong. Setelah itu ia oun mencari asal bau tersebut. Kemudian bergegas keluar rumah untuk mengecek keadaan di sekitar rumahnya.
Saat dicek, asal bau gosong tersebut ternyata berasal dari terminal kabel listrik yang sedang terbakar di depan rumahnya. Setelah mengetahui keadaan tersebut Indra bersama ibunya segera keluar rumah untuk meminta bantuan warga. Namun api sudah terlanjur besar.
Selanjutnya api baru dapat dipadamkan kurang lebih selama sekitar 30 menit oleh warga bersama petugas dengan menggunakan 4 unit truk pemadam kebakaran.
Tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun akibat musibah itu warga sekitar turut panik. Apalagi kebakaran terjadi malam hari saat warga akan beristirahat. (KLIK-RED)