Home Peristiwa Cegah Omicron, Polisi Perketat Pengawasan Masuk Kobar

Cegah Omicron, Polisi Perketat Pengawasan Masuk Kobar

  Redaksi   | Selasa , 08 Februari 2022
8afa614d05653139e53b7c5e5efdee75.jpg
Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah.

KLIK. PANGKALAN BUN - Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar), AKBP Devy Firmansyah mengatakan, untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 yakni Omicron, pengawasan jalur keluar dan masuk Kotawaringin Barat akan diperketat.

“Untuk menghadapi Covid-19 varian Omicron, pemerintah sudah menekankan dan Polres Kobar bertugas dalam melakukan pengawasan juga memperketat di seluruh pintu masuk, baik di bandara, pelabuhan laut dan darat,” kata Devy Firmansyah.

Lanjutnya, terkait pencegahan Omicron pihaknya sudah melaksanakan video konferensi dengan Presiden yang dihadiri oleh Bupati Kobar, Nurhidayah. 

"Jadi langkah yang kami lakukan pertama harus belajar dari pengalaman yang pernah masuk ranking 2 se-Kalteng," katanya. 

Bupati juga sudah memerintahkan untuk mengecek ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, termasuk juga obat-obatan, dan oksigen. Selain itu memastikan ketersediaan tabung oksigen. 

Lalu mengaktifkan kembali posko PPKM ini. Serta pengawasan terhadap pasien-pasien Covid-19, dan penyediaan ruang isolasi di seluruh kecamatan. 

Ada pum empat titik yang akan dilakukan pengawasan, pertama bandara aktivitas keluar masuk penumpang. Kemudian yang kedua adalah pelabuhan itu sama juga aktivitas keluar masuknya penumpang dari luar provinsi.

"Ketiga di simpang Kecamatan Kotawaringin Lama  mengantisipasi masuk yang dari Sukamara maupun yang dari Kalimantan Barat dan yang terakhir adalah di Pangkalan Banteng untuk mengantisipasi masuknya dari Palangka Raya maupun dari Sampit," tegas Kapolres AKBP Devy Firmansyah. 

Lanjut Kapolres, karena berdasarkan kemasan laporan yang terkonfirmasi Omicron itu dari provinsi Palangka Raya, Sampit, dan Murung Raya.

"Kita harus mengantisipasi terlebih dahulu, sekarang kita tingkatkan lagi sosialisasi ditempat wisata kemudian juga pembatasan 50 persen, kemudian kita juga tetep masih melaksanakan penyemprotan," pungkasnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami