KLIK.SAMPIT - Anggota Komisi II DPRD Kotim, Darmawati meminta, pemerintah kabupaten untuk mengawasi terhadap seluruh koperasi. Terlebih lagi koperasi simpan pinjam, karena rawan menjadi tameng oknum lintah darat mengisap uang masyarakat.
"Saya masih sering mendengar keluhan warga yang merasa kesulitan lantaran terikat pinjaman di koperasi yang bunganya terlalu tinggi,” kata Darmawati, Rabu (6/4).
Darmawati mengingatkan jangan sampai ada penyalahgunaan dari tujuan mulia koperasi untuk membantu masyarakat.
Hal itu disampaikannya lantaran banyaknya koperasi di Kotim yang belum melaporkan jumlah keanggotaannya. Padahal jumlah koperasi di Kotim mencapai ratusan, namun hanya sedikit yang sudah melaksanakan rapat akhir tahun (RAT).
"Jangan sampai tujuan koperasi yang terjadi malah sebaliknya, cukup wajar sebuah koperasi mencari keuntungan, namun jangan sampai dampaknya justru menjadi beban masyarakat. Seperti pemberlakuan bunga terlalu tinggi, sering dikeluhkan karena dirasa sangat membebani," tegasnya.
Diketahui, saat ini beragam jenis koperasi ada di Kotim, seperti di sektor pertanian, perikanan, simpan pinjam dan lainnya. Untuk kawasan perkotaan, cukup banyak terdapat koperasi dengan bidang usaha simpan pinjam. (KLIK-RED/*)