Home Peristiwa Geger! Pemilik Losmen di Baamang Ditemukan Tewas, Diduga Korban Perampokan

Geger! Pemilik Losmen di Baamang Ditemukan Tewas, Diduga Korban Perampokan

  Hendri Editia   | Minggu , 05 Juni 2022
f413fa1b53ceb7fccedfcd28afd0cd1b.jpg
Petugas mengevakuasi jasad Hj Bainah dan membawanya ke rumah sakit.

KLIK.SAMPIT - Warga Sampit, Kotawaringin Timur, mendadak geger, Sabtu malam (4/6). Seorang perempuan lanjut usia ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di dalam kamar salah satu losmen di Jalan Muchran Ali, Kecamatan Baamang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun klikkalteng.id perempuan yang kesehariannya dipanggil Hajah Bainah itu merupakan pemilik losmen tersebut. Perempuan berusia 70 tahun itu ditemukan di kamar pribadinya dengan kondisi leher terikat kain selimut. 

Kerabat korban yang enggan menyebutkan namanya mengatakan korban bernama Nur Asyikin. Saat sore hari korban masih tampak berkunjung ke tempat tetangga. 

"Pukul 15.00 masih ada berbelanja ke warung sebelah losmen," katanya. 

Selain korban, ada seorang tamu yang menginap di losmen dua lantai dan memiliki 24 kamar tersebut. Tamu tersebut menginap di kamar nomor 3.

"Perhiasan dan barang berharga sudah lenyap, saat itu ditemukan di kamar pribadi, tergeletak. Saat ditemukan leher terikat dengan selimut," jelas keluarga korban yang rumahnya bersebelahan dengan losmen. 

Sementara itu, H, tetangga korban mengatakan, ia sempat mendengar teriakan sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu ia berada di dalam rumah. Mendengar teriakan itu ia keluar rumah, namun karena tidak melihat apa-apa dia kembali ke dalam rumah. 

Sementara itu, pihak Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur (Kotim) menelusuri penyebab kematian Bainah.

Kapolres Kotim AKBP Sarpani langsung turun ke lokasi kejadian mengatakan bahwa akan menyelidiki kasus ini sampai tuntas. 

“Kasus ini akan kami lanjuti secara tuntas dengan ketentuan berlaku segala cara. Kami harap berharap dukungan masyarakat untuk dapat mengungkap pelaku,” ujarnya.

Menurutnya ada indikasi kekerasan dalam kematian Bainah. Tapi hal ini harus ada pembuktian medis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Ada dugaan tindak kekerasan,” ujarnya.

Saat mendapat informasi ada penemuan mayat dari warga pihak kepolisian langsung ke tempat kejadian perkara. 

“Kami mengetahui informasi dari masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini polisi berupaya mengumpulkan sejumlah barang bukti dan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut.(KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami