Home Peristiwa Misteri di Balik Peristiwa Nahas di Jembatan Bajarum yang Membuat Gempar

Misteri di Balik Peristiwa Nahas di Jembatan Bajarum yang Membuat Gempar

  Hendri Editia   | Rabu , 03 Agustus 2022
ba3277b78a79adae91efff7bdc646566.jpg
Kecelakaan tunggal di Jembatan Bajarum, yang terjadi baru-baru ini.

KLIK. SAMPIT— Kecelakaan di Jembatan Bajarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, yang baru-baru ini terjadi masih menyisakan misteri bagi masyarakat. 

Kecelakaan itu mengakibatkan perempuan  berusia 29 tahun meninggal dunia secara tragis. Sehingga menggemparkan warga sekitar karena ada beberapa kejanggalan.

Ada sejumlah fakta yang tersisa terkait kecelakaan tersebut. Sebab muncul dugaan adanya upaya mengakhiri hidup secara tak wajar oleh korban. Hingga membuat korban nekat. 

Salah satu fakta yang beredar di masyarakat yakni soal pesan suara yang tersebar di media sosial. 

“Kamu tahu lebih jelasnya telepon aja om mu, aku mau bikin Jembatan Bajarum itu horor malam ini, dengar itu, ingat saja,” ujarnya.

“Aku di Jembatan Bajarum, datangi saja aku di Jembatan Bajarum bawa om, biar melihat kenekatan ku bagaimana. ”

“Kamu telelepon om mu bagaimana ceritanya, sudah ya aku otw ke dunia ku yang baru, capek aku, capek hidup di dunia ini, laki-laki itu seperti bangsat semua cuman bisa menyakiti aku saja. Lebih baik aku mati malam ini selesai ceritanya,” ujarnya.

“Maaf sen, aku ga bisa bantu kamu, aku juga banyak masalah, sumpah stres aku dengar saja besok pagi kabar ku ya. Sen, tante minta maaf ya sama kamu, kalo selama kenal kamu tante banyak salah sama kamu, udah yaa aku malas mengurus masalah itu banyak masalah ku. Aku lagi naik motor ini ga tau kemana arahnya, pokoknya cepat-cepat aja sampai pecah kepala ku sampai mati itu aja,” tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Kota Besi IPTU Iptu Kosean Afandi menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi di Jembatan Bajarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Minggu (31/7) sekitar pukul 00.15.

“Korban menggunakan sepeda motor metik,” ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa korban melintas melewati Jembatan Bajarum Kilometer 19. Saat di jembatan, korban diduga  menabrakkan sepeda motor yang ia kendarai ke tiang jembatan hingga terpelanting ke tengah jalan.

Diduga, akibat benturan dengan tiang jembatan tangan kiri putus, kaki kiri patah dan kepala bagian belakang luka terbuka.

“Korban alami luka yang cukup serius,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut korban sempat dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit, untuk penanganan lebih lanjut. Namun nahas nyawanya tidak tertolong karena luka yang cukup parah.

Korban diketahui merupakan warga yang berdomisili dari Desa Buana Mustika, Kecamatan Telaga Antang. Jenazah telah dimakamkan pada hari Minggu lalu.  (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami