Home Pemerintah Kotawaringin Timur Puluhan Pelajar SD Ikuti Lomba Baca Puisi Public Culture Museum Kayu Sampit

Puluhan Pelajar SD Ikuti Lomba Baca Puisi Public Culture Museum Kayu Sampit

  Redaksi   | Rabu , 10 Agustus 2022
40c744e8e5282786f1fb503856d08993.jpg
Kepala Disbudpar Kotim, Ellena Rosie, saat unjuk kebolehan membaca puisi saat public culture di halaman Museum Kayu Sampit, Rabu (10/8).

KLIK.SAMPIT - Puluhan pelajar sekolah dasar sederajat mengikuti lomba baca puisi Public Culture Museum Kayu Sampit. Peserta tampak menghayati membaca puisi karya penyair lokal dan nasional. 

Lomba dilaksanakan di halaman Museum Kayu Sampit, di Jalan S Parman, Rabu (10 /8). Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotawaringin Timur, Ellena Rosie. 

Dalam sambutannya, Ellena Rosie mengharapkan peserta lomba baca puisi selanjutnya dapat diikuti lebih banyak peserta. Pasalnya ia menilai dari peserta yang ada saat ini belum maksimal. 

"Semoga peserta lebih banyak lagi, memang saat ini belum maksimal,"  katanya. 

Dia berharap peserta akan lebih banyak lagi, mengingat banyak sekolah yang ada di Kotawaringin Timur, namun berpartisipasi. 

"Memang jumlah ini belum sebanding jika kita melihat jumlah sekolah dasar yang ada di Kotim. Semoga ke depan lebih banyak," ujarnya. 

Kendati demikian, hal ini tak berpengaruh dengan semangat peserta yang mendaftar mewakili sejumlah sekolah dasar di daerah itu. 

Hal itu dapat terlihat dari penampilan sejumlah peserta yang tampak menghayati puisi yang dibacakan. 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disbudpar Kotim Ellena Rosie, Kepala UPTD Museum Kayu Sampit Dwi Astuti Wardani, dan Yuni Pratiwi Iskandar, perwakilan jurnalis membacakan puisi bertemakan kemerdekaan. Penampilan ketiganya pun cukup menyita perhatian peserta dan tamu yang hadir. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Public Culture Museum Kayu Sampit, Muhammad Yusdiannur menjelaskan ada 24 peserta namun yang hadir hanya 20 peserta, karena 2 peserta sakit. 

"Mari jadikan budaya dan kearifan lokal kita sebagai kreasi muda pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat," kata Yusdiannur, yang juga kepala bidang sejarah pelestarian cagar budaya dan permuseuman Disbudpar Kotim itu. 

Diharapkannya, dengan adanya lomba ini menjadi ajang bagi peserta untuk mengasah kemampuan dalam bidang membaca puisi. Selain itu juga menjadi momen untuk melatih mental bagi pelajar untuk tampil di depan umum. 

Adapun lomba puisi ini merupakan salah satu rangkaian Public Culture Kotim 2022. Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Indonesia dan Hari Ulang Tahun ke-18 Museum Kayu Sampit. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami