Home Pemerintah Kotawaringin Timur Terbesar di Kalteng, Bupati Kotim Bersyukur Mendapat DBH 46 Miliar

Terbesar di Kalteng, Bupati Kotim Bersyukur Mendapat DBH 46 Miliar

  Sugianto   | Jumat , 13 Oktober 2023
dd5482dc2ed7d6e93013827da7e5ab17.jpg
Bupati Kotim Halikinnor, Wakil Bupati Kotim dan Sekda Kotim Fajrurrahman saat diwawancara.

KLIK.SAMPIT- Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikin akan menerima dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp 46 miliar dari pemerintah pusat. Halikinnor pun memgaku sangat bersyukur akan itu. 

Adapun dana ini merupakan hasil dari apresiasi langsung dari pemerintah pusat, karena pemerintah kabupaten berhasil dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Bahkan dengan nilai paling besar di Kalimantan Tengah.

"Alhamdulillah kita bisa menerima Rp 46 miliar dari pemerintah puaa dan kita terbesar di Kalteng menerima DBH sawit," kata Halikinnor, Kamis (12/10).

Halikin menyebut perjuangan untuk mendapatkan DBH sawit ini dilakukan melalui Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI). 

"Saya adalah salah satu inisiator yang membentuk Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum AKPSI," ujarnya.

Menurut Halikinnor, perkebunan kepala sawit ini di daerahnya merupakan salah satu tempat yang besar ukurannya dan itu menjadi salah satu andalan pemasukan negara. Pihaknya menyampaikan usulan kepada pemerintah pusat agar dapat dihitungkan DBH di daerah ini.

"Misalnya seperti pertambangan langsung dihitung dari DBH dan royalti. Namun mungkin untuk perkebunan sawit ini langsung menyatu dengan komponen dana alokasi umum atau dana alokasi khusus," paparnya.

"Hanya kemaren kami minta ini ada semacam perhitungan tersendiri lah dan Alhamdulillah upaya kita berhasil. Sebagai bentuk apresiasi melalui Asosiasi AKSPI ini kita diterima dengan baik oleh Pemerintah Pusat," sambungnya. 

Halikinnor menambahkan pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sangat bersyukur atas kebijakan ini. Sebagai kabupaten yang saat ini memiliki kebun kelapa sawit terbesar di Indonesia, kebijakan ini tentu sangat menguntungkan bagi Kotawaringin Timur.

"Ini menjawab keinginan daerah penghasil kelapa sawit agar mendapat DBH karena selama ini tidak ada DBH secara khusus dari sektor perkebunan kelapa sawit. Upaya itu membuahkan hasil dengan diberikannya DBH bagi daerah penghasil perkebunan kelapa sawit," tutupnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami