KLIK.SAMPIT- Satuan Polisi Pamong Praja Kotawaringin Timur mengamankan dua orang pengemis yang berkedok manusia silver di sejumlah perempatan jalan di Kota Sampit.
Saat ditanya hasilnya mengemis cukup memggiurkan, hanya sekitar tiga jam sudah meraup ratusan ribu rupiah.
"Keduanya kami amankan saat sedang beraksi di Jalan Tjilik Riwut, perempatan lampu merah Hotel Wella," ucap Kepala Bidang Penegakan Perundang- undangan Daerah Satpol PP Kotim Sugeng Riyanto, Minggu (19/11).
Menurut Sugeng, Mereka meminta sumbangan dengan seiklasnya dari pengemudi kendaraan. Mereka berjalan seperti pantomim, atau gerak-gerik kaku seperti robot tanpa berkata-kata, dan memberi penghormatan dan menghampiri mobil pada saat sedang lampu merah.
"Mereka rela membalut tubuhnya menggunakan cat yang cukup berbahaya bagi kulit. Apalagi tanpa baju dan hanya memakai celana pendek," ujarnya.
Sugeng menyebut, kegiatan ini bertujuan agar pengemis tidak marak dan meresahkan warga di Kota Sampit, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua manusia silver tersebut diamankan ke Kantor Satpol PP untuk diproses lebih lanjut.
"Kedua memang sengaja datang ke Sampit, karena pendapatannya lumayan besar. Hanya tiga jam beroperasi, kedua manusia silver ini sudah mendapatkan uang Rp300 ribu," terang Sugeng.
Setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya kedua manusia silver tersebut diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kotim, guna dilakukan pembinaan lebih lanjut.
"Keduanya meminta untuk dipulangkan ke kampung halaman mereka, jadi kita serahkan ke Dinsos untuk memprosesnya" ungkapnya.
Sebelumnya, Satpol PP Kotim juga berhasil mengamankan dua orang badut jalanan yang beroperasi disejumlah lampu merah di kota Sampit.
Sebagai sanksinya, petugas terpaksa mengamankan baju badut sebagai teguran dan juga memberi efek jera agar mereka tidak lagi beroperasi. (KLIK-RED)