Home Pemerintah Kotawaringin Barat Pj Bupati Kobar Punya Jurus Jitu Percepat Peningkatan Produksi Beras

Pj Bupati Kobar Punya Jurus Jitu Percepat Peningkatan Produksi Beras

  Redaksi   | Jumat , 01 Maret 2024
e25e81fcf245b515c5c43a6e51afbb4c.jpg
Penjabat Bupati Kobar Budi Santosa meninjau lahan pertanian di Desa Palih Baru, didampingi Kepala Dinas Pertanian Kris Budi Hastuti.

KLIK. PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus berupaya mempercepat peni peningkatan produksi beras di daerah itu. Untuk ini Penjabat Bupati Kobar Budi Santosa punya jurus jitu untuk mencapainya. 

Hal ini diungkapnya saat meninjau lahan tanaman padi di Desa Palih Baru, Kecamatan Kotawaringin Lama didampingi Kepala Dinas Pertanian Kobar Kris Budi Hastuti. 

"Ini tujuannya untuk meningkatkan produksi dan menekan importasi," ujar Budi Santosa, Kamis (29/2).

Budi Santosa menyampaikan apresiasinya kepada warga Desa Palih Baru Kecamatan Kotawaringin Lama yang sampai saat ini masih terus konsisten dalam mengembangkan tanaman pangan khususnya tanaman padi.

" Untuk itu, perlu apresiasi dan dukungan penuh dari stakeholder terkait agar kesejahteraan warga masyarakat khususnya petani dalam hal ini petani padi juga semakin meningkat," kata Budi Santosa. 

Budi Santosa menambahkan, pihaknya didampingi Kadis pertanian pada Rabu (30/1) lalu sudah melihat secara langsung di lahan pertanian.

“Sesuai data produksi beras di Kabupaten Kobar Baru memenuhi 30 persen dari kebutuhan beras yang ada di Kobar. Sedangkan sisanya 70 persen masih bergantung dengan pasokan beras dari Pulau Jawa,” kata Budi.

Berdasarkan data tersebut, Budi Santosa mengharapkan Dinas Pertanian untuk terus mengawal dan konsisten membantu, guna peningkatan produksi pangan di Desa Palih Baru dan seluruh wilayah di Kabupaten Kobar. 

“Terlebih, beras merupakan salah satu komoditas yang sangat penting yang merupakan salah satu juga penyumbang inflasi maka perlu adanya penuh dalam dukungan guna meningkatkan produksi pangan di Kobar ini,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kris Budi Hastuti melaporkan, untuk mendukung peningkatan produktivitas petani dalam mengembangkan pertanian khususnya tanaman padi. Pihaknya telah menyalurkan sejumlah bantuan seperti pembuatan embung, optimalisasi sawah, penyaluran benih padi beserta saprodinya, hand tractor, roda tiga, pompa air berbahan bakar gas LPG dan Rice Miling Unit (RMU)/ mesin penggilingan padi.

“Produksi Gabah Kering Giling (GKG) 4,8 ton/Hektare pada saat melakukan pengolahan lahan dengan cara manual baik dari penyemaian, penanaman serta pemanenan. Sedangkan saat diterapkan mekanisasi dalam pengolahan lahan baik menggunakan hand tractor, alat tanam dan mesin panen produktivitas meningkat menjadi 6,8 ton/Ha GKG,” terang Kris. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami