Home Berita Metropolis BPBD Kotim Gelar Sosialisasi Pengenalan Penanggulangan Bencana bagi Anak Usia Dini

BPBD Kotim Gelar Sosialisasi Pengenalan Penanggulangan Bencana bagi Anak Usia Dini

  Sugianto   | Selasa , 14 Mei 2024
11319e1dabd78527d749177d5b32999e.jpg
Sejumlah anak usia dini saat mengikuti pengenalan penanggulangan bencana di BPBD Kotim, Selasa (14/5).

KLIK.SAMPIT- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim menggelar sosialisasi pengenalan penanggulangan bencana bagi anak usia dini bertempat kantor BPBD Kotim, Selasa (14/5). Hal ini dilakukan untuk mengedukasi mereka cara menghadapi bencana alam.

"Kegiatan Edukasi Bencana Alam ini kita fokuskan kepada anak-anak usia dini," ucap Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam.

Adapun kegiatan ini di jadwalkan sejak tanggal Sabtu (4/5) dan di lanjutkan terus menerus mulai tanggal Rabu (8/5) hingga Jumat (17/5) yang diikuti sejumlah anak-anak secara bergantian.

Menurut Multazam kegiatan tersebut diisi dengan pengenalan bencana alam untuk anak-anak usia dini, dari mulai memberi pengenalan dengan memutar yang berisi pengetahuan kebencanaan dan lagu-lagu anak yang mudah diingat. 

Selain itu juga dilakukan pengenalan langsung peralatan-peralatan bencana darurat kepada anak-anak, mulai dari perahu karet, pelampung, mobil rescuer, dan peralatan lainnya. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini juga didampingi oleh guru dan orang tua.

"Kita akan perkenalkan peralatan-peralatan terkait bencana. Kemudian berhati-hati dengan aliran listrik dan segala macam dengan metode pembelajaran anak usia dini," terangnya.

Multazam menilai pendidikan bencana alam sangat penting untuk semua orang, termasuk anak-anak usia dini. 

"Yang kita hadirkan pada hari ini adalah mereka bisa lebih awal mengetahui bagaimana bersikap ketika ada suatu bencana," ujarnya.

Multazam menekankan dalam kegiatan ini anak-anak akan diperkenalkan dalam edukasi bencana banjir dan Karhutla

"Kami berharap dengan kegiatan ini anak-anak bisa lebih mengantisipasi dan bersikap misalnya menghadapi bencana karhutla. Dengan buruknya kualitas udara anak-anak harus menggunakan masker dan melindungi diri mereka agar mereka hidup sehat," demikian Multazam. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami