KLIK.SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur merilis data terbaru mengenai titik panas, Rabu (3 /9). Berdasarkan data tersebut, terdeteksi sebanyak 16 titik panas di wilayah Kotim.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menyatakan bahwa terkait banyaknya jumlah titik panas yang terdeteksi, pihaknya telah meneruskan informasi tersebut kepada satuan wilayah kecamatan masing-masing untuk segera ditindaklanjuti.
"Kami meminta pihak kecamatan untuk melakukan pemeriksaan lapangan terhadap titik api di wilayah masing-masing," ucapnya, Rabu (4/9).
Adapun 16 titik panas yang terdeteksi di Kotim ini tersebar di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Antang Kalang dengan 6 titik, Cempaga Hulu dengan 1 titik, Telaga Antang dengan 7 titik, Mentaya Hilir Utara dengan 1 titik, dan Kecamatan Pulau Hanaut dengan 1 titik.
Multazam menyatakan bahwa dengan adanya titik panas ini, pihaknya akan bersiaga terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bisa saja terjadi. Bahkan, menurutnya, beberapa titik panas berada hanya sekitar 300 meter dari jalan poros.
"Kami berharap pihak kecamatan dapat berkolaborasi untuk melakukan pemeriksaan lapangan sehingga titik-titik panas ini bisa teridentifikasi dengan jelas," ungkapnya.
Ia memastikan bahwa BPBD akan menelusuri sejumlah titik panas tersebut agar dapat segera mengambil langkah pencegahan dan penanganan karhutla.
"Kami akan memastikan apakah sejumlah titik panas ini memang menunjukkan adanya kebakaran atau hanya pantulan sinar dari titik panas kecil. Mudah-mudahan tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah kita," tandas Multazam. (KLIK-RED)