KLIK.SAMPIT- Pencurian semakin marak di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Rumah warga di Jalan HM Arsyad, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dibobol maling, Minggu pagi (24/11).
Yeni (30), korban dalam kejadian ini, menceritakan bahwa pencurian terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, kakaknya, Sari, pergi keluar rumah sekitar pukul 02.45 WIB untuk merias pengantin. Namun, setelah Sari berangkat, ibu mereka lupa mengunci pintu belakang rumah, yang menjadi celah bagi pencuri untuk beraksi.
"Waktu kejadian, kakak saya (Sari) sudah pergi duluan untuk merias pengantin. Biasanya ibu saya mengunci pintu, entah kenapa saat itu ibu lupa mengunci, dan pencuri itu masuk ke rumah kami," kata Yeni saat diwawancarai oleh klikkalteng.id, Senin (25/11).
Meskipun rumah dalam kondisi berpenghuni, semua penghuni sedang tertidur lelap. Pencuri yang mengenakan hoodie dan masker ini dengan leluasa mencari barang berharga, bahkan memasuki kamar Yeni dan mengambil tas yang berisi satu unit handphone, uang tunai Rp 700 ribu, buku tabungan, dan kartu ATM.
"Pelaku mengambil tas saya yang berisi uang, HP, ATM, dan buku tabungan saya serta buku tabungan anak yang ada di kamar," ungkap Yeni.
Orang tua Yeni, Bu Yeri, mengakui bahwa kejadian ini terjadi akibat kelalaian mereka yang lupa mengunci pintu belakang. "Ini memang kelalaian kami, dan kami bersyukur kalau kami tidak diapa-apakan oleh pelaku," ujar Bu Yeri.
Akibat kejadian tersebut, Yeni mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta. Pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini ke Mapolres Kotawaringin Timur untuk penanganan lebih lanjut. (KLIK-RED)