KLIK.SAMPIT – Warga Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendesak pemerintah melanjutkan pengaspalan ruas Jalan Bumi Raya 1 hingga tembus ke Jalan Lingkar Utara. Ruas jalan ini masih mengalami kerusakan parah di beberapa titik, sehingga menyulitkan warga yang melintas, terutama saat musim hujan.
“Kami berharap pengaspalan jalan ini bisa dilanjutkan pada 2025 agar tembus ke Jalan Lingkar Utara,” ujar Uji, salah seorang warga setempat, Sabtu (14/12).
Menurutnya, jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Namun, jalan yang berlubang dan tergenang air saat hujan membuat motor dan mobil kecil sulit melintas. Timbunan sementara yang ada pun berubah menjadi lumpur, sehingga hanya kendaraan besar yang bisa melewati jalur ini.
“Warga yang memiliki kebun di sekitar jalan ini sering kesulitan. Bahkan, kami terpaksa putar balik karena takut jatuh di jalan yang licin,” keluh Uji.
Pada November 2024 lalu, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,6 miliar untuk memperbaiki sepanjang 2.500 meter Jalan Bumi Raya 1. Meski disambut positif, warga berharap perbaikan ini dapat dilanjutkan hingga keseluruhan jalan selesai diaspal.
“Tahun lalu memang ada pengaspalan, tapi belum sampai Lingkar Utara. Kami sangat berharap penganggaran untuk perbaikan jalan ini bisa terus berlanjut,” tutup Uji.
Ruas Jalan Bumi Raya 1 yang menghubungkan Baamang Barat dengan Lingkar Utara memiliki peran penting sebagai jalur strategis untuk aktivitas warga dan distribusi hasil tani. Dengan kondisi yang lebih baik, diharapkan aktivitas warga akan menjadi lebih lancar dan ekonomi lokal dapat meningkat. (KLIK-RED)