Home Pemerintah Kotawaringin Timur Tanggapi Keluhan Masalah RSUD dr Murjani Sampit, Bupati Kotim Dorong Keberadaan Rumah Sakit Swasta

Tanggapi Keluhan Masalah RSUD dr Murjani Sampit, Bupati Kotim Dorong Keberadaan Rumah Sakit Swasta

  Sugianto   | Jumat , 20 Desember 2024
17907fd99446c666fcb6fb752dcfb8bf.jpg
Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor dan Wakil Bupati Kotim Irawati saat diwawancara.

KLIK.SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, menanggapi keluhan masyarakat terkait overload pasien yang melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit. Menurutnya, tingginya jumlah pasien yang tidak sebanding dengan kapasitas rumah sakit menjadi penyebab utama pelayanan yang kurang maksimal.

"Kami sangat berharap ada rumah sakit swasta yang masuk. Kami akan mempermudah prosesnya dan memberikan kemudahan, bahkan jika perlu pajaknya bisa ditunda beberapa bulan," ujar Halikinnor, Jumat (20/12).

Halikinnor mengungkapkan bahwa RSUD dr Murjani Sampit, sebagai satu-satunya rumah sakit di Kotim, menghadapi kesulitan dalam menangani jumlah pasien yang terus meningkat. Hal ini mengakibatkan antrian panjang dan pelayanan terburu-buru.

"Satu dokter spesialis hanya melayani 30 hingga 40 pasien sehari, sedangkan jumlah pasien bisa mencapai 600-an. Tentunya ada pasien yang tidak dapat dilayani pada hari itu," ujarnya,

Sebagai solusi, Bupati Halikinnor membuka peluang bagi pihak swasta untuk berinvestasi di sektor kesehatan di Kotim dengan membangun rumah sakit swasta. Dia mengatakan pemerintah daerah akan mempermudah proses izin dan bahkan menunda pembayaran pajak untuk menarik minat investor.

"Kami sangat berharap ada rumah sakit swasta yang masuk. Kami akan mempermudah prosesnya dan memberikan kemudahan, bahkan jika perlu pajaknya bisa ditunda beberapa bulan," ujar Halikinnor.

Namun, ia juga menyadari bahwa salah satu pertimbangan rumah sakit swasta untuk berinvestasi di Kotim adalah program Universal Health Coverage (UHC) yang diimplementasikan oleh pemerintah daerah, di mana biaya pengobatan bagi masyarakat tidak mampu sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

"Program UHC memang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan investor. Tapi, saya sangat berharap kehadiran rumah sakit swasta bisa membantu meringankan beban RSUD dr Murjani yang sudah kewalahan melayani pasien saat ini," tambah Halikinnor.

Pernyataan Bupati Halikinnor ini menunjukkan komitmen pemerintah Kotim untuk mencari solusi jangka panjang dalam mengatasi overload pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami