KLIK.SAMPIT- Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengaku sedang berupaya agar tunjangan khusus guru (TKG) di wilayah terpencil tidak dihentikan oleh pemerintah pusat.
"Saya tidak ingin tunjangan khusus guru di wilayah pedalaman tempat kita diberhentikan," ucap Halikin belum lama ini.
Menurut Halikin, dirinya menerima aduan dari seorang tenaga satuan pendidikan di daerah setempat karena TKG miliknya dihentikan oleh Pemerintah Pusat sejak 2021.
Orang nomor satu di Pemkab Kotim ini menginstruksikan Dinas Pendidikan setempat untuk menelusuri penyebab TKG dari sejumlah tenaga satuan pendidikan di wilayah terpencil.
"Ini akan ditelusuri dulu oleh kepala Disdik. Kami akan cari tahu kenapa ada guru yang dapat TKG dan ada pula yang tidak. Dimana letak kesalahannya kami telusuri dulu," ujarnya.
Halikinnor menegaskan pihaknya berupaya secara optimal, agar para guru mendapat hak yang sama sesuai dengan situasi dan kondisinya.
"Coba kita cari penyebab tunjangan khusus guru di beberapa sekolah kenapa hilang. Sementara di daerah lainnya masih dapat. Ini yang harus dipastikan lebih dahulu," imbuhnya.
Dirinya juga menekankan pentingnya menyelesaikan masalah ini untuk memastikan keadilan bagi semua tenaga pendidik di daerah terpencil. (KLIK-RED)