KLIK.SAMPIT – Ribuan jemaah yang ingin hadir di Haul ke-20 Syekh KH. Muhammad Zaini atau yang sering dikenal dengan sebutan Abah Guru Sekumpul dari berbagai daerah telah singgah di posko atau rest area di Jalan Tjilik Riwut Km 6, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim).
Ketua Posko, Sufriadi, menyampaikan bahwa setiap tahun, Posko Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul di Sampit menyediakan layanan bagi para jemaah yang melintasi wilayah tersebut.
"Kami siap melayani 24 jam penuh. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, termasuk MCK, makanan dan minuman, musala, Wi-Fi, serta layanan cek kesehatan yang seluruhnya diberikan secara gratis untuk para jemaah Haul Abah Guru Sekumpul," katanya, Sabtu (4/1).
Adapun lokasi tersebut telah dibuka sejak 1 Januari hingga saat ini dan menjadi tempat singgah strategis bagi jemaah. Para relawan Posko Sampit pun siap menyambut jemaah yang akan hadir di Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul di Martapura, Kalimantan Selatan.
Dia menambahkan, dalam sehari, posko ini melayani rata-rata 2.000 jemaah dari dalam maupun luar daerah seperti Pontianak, Pangkalan Bun, Lamandau, dan Sukamara. Bahkan, beberapa jemaah berasal dari negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.
Posko ini telah menjadi bagian dari tradisi tahunan sejak 2019, meskipun sempat terhenti pada 2020-2022 karena pandemi Covid-19. Kembali dibuka pada 2023, posko ini dirancang untuk meringankan beban para jemaah yang menempuh perjalanan panjang demi menghadiri Haul Abah Guru Sekumpul.
"Semoga tahun depan dukungan dari para sukarelawan semakin bertambah. Kami ingin memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Semoga ke depannya posko ini semakin bermanfaat bagi semua jemaah," ujar Sufriadi.
Seorang jemaah asal Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran posko tersebut.
"Perjalanan menuju Martapura cukup jauh, jadi posko ini sangat membantu kami untuk istirahat sejenak," katanya.
Haul Abah Guru Sekumpul adalah salah satu peringatan besar dalam tradisi Islam di Kalimantan yang mengenang ulama besar KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari. Kegiatan ini setiap tahun menarik jutaan jemaah dari seluruh penjuru.
"Haul Abah Guru Sekumpul bukan sekadar peringatan, tetapi juga momentum silaturahmi yang mempererat ukhuwah Islamiyah," tandasnya. (KLIK-RED)