KLIK.SAMPIT – Seorang perempuan muda bernama Ayu Astuti (22), warga Kompleks Mahardika, Jalan Bumi Raya, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kerugian besar setelah rumahnya dibobol maling. Sejumlah perhiasan senilai ratusan juta rupiah raib diambil pencuri saat dirinya keluar rumah untuk nongkrong bersama teman-teman.
Ayu menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (7/1) malam. Ia meninggalkan rumah sekitar pukul 21.00 WIB untuk berkumpul bersama teman-temannya. Ia baru pulang ke rumah sekitar pukul 01.00 dini hari.
“Saya keluar rumah seperti biasa untuk nongkrong. Pulang sekitar jam satu dini hari. Ketika masuk rumah dan ke kamar, awalnya tidak merasa ada yang aneh. Tapi, waktu ke kamar mandi hendak membasuh muka, saya mulai merasa ada yang tidak beres,” ujar Ayu saat ditemui, Rabu (8/1).
Kecurigaan Ayu semakin kuat ketika seorang temannya memperhatikan bahwa engsel pintu rumah tampak lepas. Awalnya Ayu tidak menyadari hal itu, tetapi setelah memeriksa lebih lanjut, ia mendapati bahwa sejumlah perhiasan yang disimpan rapi di dalam lemarinya sudah hilang.
“Setelah saya cek kamar dan lemari, ternyata perhiasan di dalamnya sudah lenyap. Ada emas putih, cincin, anting, kalung, dan gelang yang hilang. Total kerugiannya sekitar Rp100 juta. Selain itu, tabungan sebesar Rp7 juta yang saya simpan di lemari juga ikut hilang,” ungkap Ayu.
Adapun perhiasan yang hilang terdiri dari dua gelang emas putih masing-masing 5 gram, enam cincin emas putih, dua anting emas putih, tiga cincin emas kuning, satu kalung, delapan gelang emas kuning, serta dua anting emas kuning.
Ayu menduga pelaku pencurian adalah orang yang mengenal dirinya dan mengetahui kondisi rumahnya. Sebab, pencuri langsung menuju lemari tempat perhiasan disimpan tanpa mengacak-acak bagian lain rumah.
“Sepertinya pelakunya orang yang saya kenal. Mereka tahu langsung ke mana harus mencari perhiasan,” katanya.
Usai kejadian, Ayu segera melaporkan kasus tersebut ke Polsek Baamang pada pagi harinya sekitar pukul 10.00 WIB. Pihak kepolisian setempat kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik pencurian yang menyebabkan kerugian besar tersebut.
Selain melapor ke polisi, Ayu bersama teman-temannya juga berinisiatif mencari informasi ke sejumlah toko emas di Sampit, untuk memeriksa apakah ada pelaku yang mencoba menjual perhiasan hasil curian itu.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. (KLIK-RED)