KLIK.SAMPIT- Kebakaran melanda pemukiman warga di Jalan Muchran Ali, Kelurahan Baamang Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Jumat pagi (31/1).
Dalam kejadian tersebut 4 rumah warga ludes terbakar dan 3 rumah terdampak. Kejadian yang dipicu oleh ledakan tabung gas elpiji ini menimbulkan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp500 juta, Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadaman dan Kebakaran, Kotawaringin Timur, Atimaraahini mengungkapkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 09,42 Tim pemadam kebakaran segera bergerak menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
Menurutnya, Ada 4 bangunan yang habis terbakar yang merupakan tempat tinggal yang berisi beberapa peralatan dan perabotan rumah.
Selain itu juga ada 3 buah bangunan yang terdampak seperti mengalami kerusakan pintu depan kamar, bagian dapur dan bagian atap rumah.
"Dari kejadian ini, kami taksir kerugian dengan total kerugian materil diperkirakan mencapai Rp500 juta," ujarnya.
Dia menerangkan, untuk pemilik 4 bangunan yang ludes terbakar tersebut yakni Pertama: Purnamawati, Zulkipli, Deni Purwanto dan Irawansyah.
Untuk 3 Bangunan yang Terdampak, yakni Rawan (Pintu Depan Kamar), Sahril (bagian dapur) dan Deprianto, (bagian atap rumah)
Adapun diketahui, sejumlah bangunan di Jalan Muchran Ali, Gang Delima Kuning, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hangus terbakar, Jum'at pagi (31/1)
Berdasarkan data yang dihimpun Kebakaran ini diduga akibat ledakan sebuah tabung gas elpiji.
"Menurut warga disini sebelum terjadinya kebakaran ini terdengar adanya suara ledakan keras dari sebuah tabung gas disalah satu rumah warga," ujar Saiful.
Dari kejadian ini, ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terumata dalam merawat peralatan rumah tangga dan kelistrikan. Menurutnya, kebakaran sering kali dipicu oleh kelalaian yang tampaknya sepele, namun dapat menimbulkan dampak yang sangat besar.
"Saya berharap masyarakat dapat lebih berhati-hati dan proaktif dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar," tutur Ati. (KLIK-RED)