KLIK.SAMPIT – Sebanyak 1.120 warga perantau mulai mudik lebih awal dengan meninggalkan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melalui Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (12/3).
"Hari ini, kami melayani keberangkatan KM Lawit tujuan Semarang dengan jumlah penumpang mencapai 1.120 orang," kata Kepala Cabang Pelni Sampit ST Nafillah.
Tahun ini, PT Pelni menyiapkan tiga kapal untuk melayani angkutan Lebaran 2025, yaitu KM Lawit, KM Leuser, dan KM Kelimutu, dengan rute Sampit-Semarang dan Sampit-Surabaya.
"Untuk Lebaran tahun ini, kami mengoperasikan KM Lawit serta dua kapal tambahan dari kantor pusat, yaitu KM Leuser dan KM Kelimutu," ujarnya.
PT Pelni juga menyelenggarakan program mudik gratis dengan total 800 tiket, yang dijadwalkan untuk keberangkatan 24 Maret 2025 sebanyak 500 tiket dan 28 Maret 2025 sebanyak 300 tiket.
"Tiket mudik gratis untuk keberangkatan 24 Maret sudah habis terjual. Saat ini, jumlah penumpang yang terdaftar sudah mencapai lebih dari 1.100 orang," ungkapnya.
Untuk mengakomodasi lonjakan pemudik, PT Pelni menyiapkan 5–6 perjalanan kapal untuk arus mudik dan jumlah yang sama untuk arus balik. KM Kelimutu yang saat ini masih dalam proses docking diperkirakan siap beroperasi pada 15 Maret 2025.
"Setelah kapal selesai docking, kami akan memastikan jadwalnya dan mengumumkan informasi resmi dari Kementerian Perhubungan," tambahnya.
Ia memprediksi jumlah penumpang tahun ini meningkat sekitar 30–50 persen dibandingkan tahun lalu, mengingat tingginya permintaan tiket.
"Kami memperkirakan lonjakan penumpang mencapai 30–50 persen dibandingkan tahun sebelumnya," pungkasnya.(KLIK-RED)