Home Peristiwa Warga Pantai Harapan Berduka, Bocah SD Tenggelam dan Tak Tertolong

Warga Pantai Harapan Berduka, Bocah SD Tenggelam dan Tak Tertolong

  Sugianto   | Selasa , 18 Maret 2025
4e1740709ee12bc30dcc16b563d233dd.jpg
Kondisi sungai di Desa Pantai Harapan, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, lokasi tempat bocah SD yang tenggelam.

KLIK.SAMPIT – Duka menyelimuti warga Desa Pantai Harapan, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), setelah seorang bocah kelas 3 Sekolah Dasar (SD) tenggelam di sungai desa tersebut pada Senin sore (17/3). Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah beberapa jam pencarian.

Korban diketahui bernama Amel, putri dari Ibu Dijah, warga Desa Pantai Harapan. Diduga, korban tidak bisa berenang hingga hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras.

Melyda, salah seorang warga setempat, membenarkan kejadian tragis tersebut.

"Benar, di desa kami ada seorang anak yang tenggelam di sungai dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diduga bermain atau berenang di sungai, tetapi karena tidak bisa berenang, akhirnya tenggelam.

"Kalau dari keterangan kakaknya, korban memang tidak bisa berenang," tambahnya.

Mengetahui korban tenggelam, warga segera melakukan upaya pencarian dengan menyisir aliran sungai di titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi tenggelamnya korban. Setelah beberapa jam pencarian, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Korban cukup lama tenggelam. Dari sore hingga malam, sekitar waktu salat Isya baru ditemukan, tetapi sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.

Setelah ditemukan, korban langsung dibawa ke petugas kesehatan setempat, tetapi nyawanya tidak tertolong.

"Korban sempat dibawa ke Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk memastikan kondisinya, tetapi dinyatakan sudah meninggal dunia," tandas Melyda.

Peristiwa ini membuat warga Desa Pantai Harapan berduka. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar sungai. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami