Home Peristiwa Misteri Hilangnya Nelayan di Desa Camba, Pencarian Masih Nihil

Misteri Hilangnya Nelayan di Desa Camba, Pencarian Masih Nihil

  Sugianto   | Senin , 24 Maret 2025
da4ff1db690971c646a95e41ef1718b1.jpg
Tim Basarnas saat mencari korban tenggelam di Desa Camba, Kota Besi.

KLIK.SAMPIT – Hingga hari ketiga pencarian, misteri hilangnya seorang nelayan bernama Daramin (69) di perairan Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih belum terpecahkan. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan potensi SAR lainnya terus berupaya mencari keberadaan korban, Senin (24/3).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya Ketut Anak Agung Ketut Alit Supartana, mengungkapkan  bahwa medan yang sulit serta visibilitas air yang sangat terbatas menjadi kendala utama dalam pencarian.

"Kami terus melakukan observasi menggunakan drone untuk mencari petunjuk keberadaan korban. Hasil pengamatan ini akan dievaluasi sore hari guna menentukan titik pencarian berikutnya," ujarnya.

Tim SAR telah melakukan penyisiran sepanjang empat kilometer dari lokasi kejadian dengan menggunakan rubber boat dan metode pencarian di permukaan air. Namun, karena kondisi air yang keruh dan arus yang cukup deras, penyelaman belum memungkinkan untuk dilakukan.

Mengenai penyebab tenggelamnya korban, Anak Agung Ketut Alit Supartana menegaskan bahwa tugas utama Basarnas adalah fokus pada pencarian dan pertolongan.

"Kami tidak dalam kapasitas menentukan penyebab tenggelamnya korban, itu ranah pihak lain. Saat ini, yang menjadi prioritas kami adalah melakukan pencarian seoptimal mungkin," jelasnya.

Sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, operasi SAR akan dihentikan apabila dalam tujuh hari korban tidak ditemukan. Namun, jika ada tanda-tanda keberadaan korban setelah periode tersebut, seperti ditemukannya barang milik korban, maka pencarian dapat diperpanjang.

"Kami berharap pencarian hari ini membuahkan hasil, agar korban bisa segera ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian," tambahnya.

Sementara itu, keluarga korban terus berdoa dan berharap keajaiban agar Daramin segera ditemukan dalam kondisi apa pun. Tim SAR gabungan juga tetap bekerja maksimal untuk memastikan hasil terbaik dalam operasi pencarian ini. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami