Home Pemerintah Kotawaringin Timur Hadapi Efisiensi Anggaran, Bupati Kotim Dorong Perangkat Daerah Genjot PAD

Hadapi Efisiensi Anggaran, Bupati Kotim Dorong Perangkat Daerah Genjot PAD

  Sugianto   | Sabtu , 12 April 2025
75f28d0a0f34d7d858270d6387efe402.jpg
Bupati Kotim Halikinnor saat diwawancara.

KLIK.SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mendorong seluruh perangkat daerah untuk menggali dan mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

"Saya minta setiap kepala perangkat daerah penghasil PAD agar terus berinovasi dan menggali potensi pendapatan yang ada secara maksimal," ujar Halikinnor belum lama ini.

Ia menjelaskan, penurunan alokasi anggaran dari pusat berdampak langsung pada keterbatasan realisasi sejumlah program prioritas daerah. Oleh karena itu, ketahanan fiskal melalui peningkatan PAD menjadi hal yang sangat penting, terutama untuk mendukung sektor pelayanan publik seperti kesehatan dan pendidikan.

"Perangkat daerah penghasil PAD harus bisa membaca peluang, mencari terobosan, serta aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat guna mendukung pembiayaan program prioritas Kabupaten Kotawaringin Timur," tegasnya.

Selain itu, Halikinnor juga menekankan pentingnya efisiensi, transparansi, dan keadilan dalam pengelolaan anggaran. Ia meminta agar potensi lokal dikelola secara optimal agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga menyampaikan bahwa peningkatan kinerja pejabat di lingkungan Pemkab Kotim, khususnya pejabat eselon II, menjadi perhatian serius. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala setiap triwulan sebagai bagian dari upaya pembenahan birokrasi.

"Penilaian kinerja bukan hanya melalui e-Kinerja. Saya juga melakukan evaluasi pribadi setiap triwulan. Ini menjadi bahan pertimbangan dalam mutasi pejabat pimpinan tinggi, bahkan bisa saja dimutasi sebelum dua tahun menjabat," katanya.

Pada kesempatan itu, Halikinnor juga menyinggung soal optimalisasi PAD dari sektor kesehatan, khususnya RSUD dr Murjani Sampit, yang kini menjadi salah satu penyumbang PAD sah berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 dan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024.

Pada tahun 2024, RSUD dr Murjani mencatat pendapatan sebesar Rp145 miliar, melampaui target awal sebesar Rp115 miliar. Sementara untuk tahun 2025, target pendapatan ditetapkan sebesar Rp129 miliar.

Melihat capaian tersebut, Halikinnor meminta jajaran rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu serta jenis layanan, termasuk memenuhi kekurangan tenaga dokter spesialis.

"RSUD dr. Murjani sudah diberikan jasa pelayanan untuk meningkatkan motivasi dan kesejahteraan tenaga medis. Maka saya minta pembagian jasa ini diatur secara adil agar mendukung peningkatan mutu layanan," tandasnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami