Home Peristiwa Warga Tangkap Anak Buaya di Sungai Sepihan, Diduga Induknya Masih Berkeliaran uk

Warga Tangkap Anak Buaya di Sungai Sepihan, Diduga Induknya Masih Berkeliaran uk

  Sugianto   | Senin , 21 April 2025
227e2b26380cf22760afeebc567b2589.jpg
Anak buaya ditangkap warga di Sungai Sepihan, Desa Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (20/4).

KLIK.SAMPIT – Seekor anak buaya ditangkap warga di Sungai Sepihan, Desa Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (20/4). Penemuan ini memicu kekhawatiran warga, karena sebelumnya buaya berukuran besar juga sempat terlihat di lokasi tersebut.

"Benar, ada penangkapan anak buaya di Sungai Sepihan, Desa Basirih Hilir," kata Takim, salah satu warga saat dikonfirmasi, Senin (21/4).

Ia menjelaskan, lokasi penangkapan berada di kawasan perkebunan warga seperti kebun kelapa dan karet. Meski termasuk area kebun, sejumlah warga juga tinggal di sekitar lokasi yang mereka sebut sebagai "malang darat".

"Sungai itu biasa digunakan warga untuk beraktivitas. Ada juga yang tinggal di sekitarnya," ujarnya.

Takim mengaku belum mengetahui secara pasti bagaimana proses penangkapan buaya tersebut. Namun, menurut cerita warga di sekitar lokasi, kemunculan buaya bukan kali pertama terjadi di Sungai Sepihan.

“Beberapa pekan lalu ada yang melihat buaya besar di sungai itu. Bisa jadi itu induk dari anak buaya yang sekarang tertangkap,” ucapnya.

Ia berharap agar pihak berwenang segera turun tangan sebelum terjadi hal-hal yang membahayakan warga.

“Mudah-mudahan ada tindak lanjut dari petugas. Jangan sampai menunggu ada korban,” imbuh Takim.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah, menyebut belum menerima laporan resmi dari warga.

"Belum ada yang melapor ke kami. Jadi kami belum tahu siapa yang menangkap, bagaimana kondisinya, dan di mana buaya itu sekarang," katanya saat dikonfirmasi.

Muriansyah juga mengingatkan warga, terutama yang tinggal di dekat sungai, agar tetap waspada terhadap potensi serangan buaya.

"Buaya cenderung lebih aktif dan agresif di malam hari. Warga harus lebih hati-hati saat beraktivitas di pinggiran sungai," tegasnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami