KLIK.SAMPIT – Perbaikan lantai Pasar Ikan di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit atau biasa disebut Pasar Ikan Mentaya akan dilakukan pada tahun anggaran 2025 ini. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kotawaringin Timur (Kotim) Johny Tangkere, Kamis (8/5).
“Tahun ini akan dilakukan perbaikan di PPM Sampit. Anggarannya sudah disiapkan melalui DPA Diskop UKM Perindag Kotim. Kalau pun anggaran belum mencukupi, paling tidak lantai pasar ikan bisa tetap kering agar nyaman untuk aktivitas perdagangan,” ujar Johny.
Sebelumnya, Bupati Kotim, Halikinnor, telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan menilai kondisi pasar yang tidak kondusif, terutama pada bagian lantai pasar ikan yang kerap tergenang air. Ia menyatakan perbaikan jalan akan dilakukan dengan metode pengupasan atau scrapping, yakni mengangkat lapisan perkerasan yang sudah rusak atau mengalami penurunan kualitas.
Johny menjelaskan, teknis pekerjaan akan dilakukan dengan mengupas lapisan atas yang selama ini menyebabkan genangan. Proyek ini akan dikoordinasikan bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim.
Berdasarkan keterangan dari dinas terkait, pondasi atau lapisan bawah jalan di kawasan pasar tersebut sebenarnya masih cukup kuat karena telah dibangun sesuai spesifikasi pelabuhan. Dengan demikian, pengupasan lapisan atas tidak akan menimbulkan kerusakan struktural.
Setelah proses pengupasan selesai, Dinas SDABMBKPRKP akan melakukan pengaspalan agar kawasan tersebut menjadi lebih tertata dan tidak terkesan kumuh. Diharapkan, kondisi yang lebih bersih dan nyaman dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja di PPM Sampit.
“Ke depannya, pasar ini diharapkan menjadi pasar yang bagus, tidak becek dan kotor. Ini pasar induk kita, jangan sampai kalah dengan pasar-pasar swasta,” tegas Johny.(KLIK-RED)