KLIK.PALANGKA RAYA – Aktivitas memancing yang dilakukan lima pemuda di Sungai Kahayan, tepatnya di kawasan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Sabtu (10/5) lalu, berubah menjadi tragedi. Salah satu dari mereka, Akbar (21), warga Menteng, Kecamatan Jekan Raya, dinyatakan hilang setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik diduga karena kelebihan muatan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Dari lima orang dalam perahu, tiga berhasil menyelamatkan diri, satu orang sempat terseret arus namun berhasil diselamatkan warga. Namun Akbar belum ditemukan hingga hari ketiga pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim usai menerima laporan. “Kami memberangkatkan satu tim rescue lengkap dengan Rescue Car, perahu karet, dan peralatan pertolongan air ke lokasi kejadian,” ujarnya, Senin (12/5).
Koordinator Lapangan Basarnas, Rizali, menyebut pencarian dihadapkan pada sejumlah kendala alam. “Kondisi arus yang deras dan air keruh menyulitkan proses penyisiran maupun penyelaman,” katanya.
Hingga Senin, pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang melibatkan unsur KPP Palangka Raya, Polsek Pahandut, Kodim 1016, Koramil, BPBD Provinsi dan Kota Palangka Raya, SAR MTA, Lazismu, Putra Pahandut, serta warga sekitar.
Upaya pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan, dengan harapan besar dari keluarga dan masyarakat agar Akbar segera ditemukan dalam kondisi apapun. (KLIK-RED)