KLIK.SAMPIT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihentikan sementara waktu. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor, yang menyebutkan bahwa program tersebut masih dalam tahap evaluasi oleh pemerintah pusat.
“Itu adalah program dari pemerintah pusat. Mungkin ada beberapa hal yang perlu dievaluasi lebih lanjut oleh pusat,” ujar Halikinnor, Selasa (3/6).
Program MBG sendiri merupakan inisiatif dari pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional yang sedang dalam tahap uji coba di wilayah Kotim. Sebelumnya, Bupati Halikinnor telah meninjau langsung pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, menu makanan yang disajikan kepada siswa bervariasi setiap 10 hari untuk menghindari kebosanan dan menjaga selera makan anak-anak.
“Seperti kemarin, ada pisang yang kurang segar dan kemungkinan produksi makanan belum maksimal, sehingga saat ini masih dalam evaluasi oleh pusat. Kami menunggu instruksi lanjutan, namun program ini akan berjalan kembali,” kata Halikinnor.
Terkait vendor pelaksana program MBG, Halikinnor menjelaskan bahwa koordinasi sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya menerima informasi mengenai evaluasi dan perbaikan yang sedang dilakukan.
“Vendor masih berkoordinasi dengan pusat. Kami hanya menerima informasi saja. Evaluasi ini penting agar kelemahan program bisa diperbaiki,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, 19 sekolah penerima manfaat program MBG di Kotim terakhir menerima bantuan pada 14 Mei 2025.
Informasi penghentian sementara program ini disampaikan melalui grup WhatsApp yang diikuti oleh sekolah-sekolah penerima. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait alasan penghentian sementara tersebut.(KLIK-RED)