KLIK.SAMPIT – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan segera memanggil Hairis Salamad, anggota DPRD Kotim dari Fraksi PAN, untuk dimintai klarifikasi terkait insiden pecahnya kaca meja di Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Selasa (8/7).
Hairis sebelumnya dikabarkan mengamuk saat menghadiri pertemuan di kantor dinas tersebut. Namun, informasi itu langsung dibantah oleh yang bersangkutan.
Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris DPD PAN Kotim Ayu Pramita, menyatakan bahwa partai akan meminta penjelasan langsung dari Hairis. “Kami dari DPD PAN akan segera memanggil yang bersangkutan. Kalau memang ada unsur kesengajaan, kami sangat menyesalkan insiden tersebut,” tegas Ayu, Kamis (10/7).
Ia menambahkan, seluruh anggota legislatif dari PAN sebelumnya telah mengikuti Latihan Kader Tingkat Dasar (LKAD) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bela Negara. Pelatihan tersebut bertujuan membentuk kader yang berintegritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai ideologi partai serta nasionalisme.
“Dalam pelatihan itu partai mengarahkan dan mengajarkan hal-hal positif agar para kader bisa menjadi panutan masyarakat,” kata Ayu.
Ia juga mengingatkan semua kader untuk menjaga nama baik partai. “Jangan mempermalukan diri sendiri dan partai. Kejadian ini juga akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi Kotim Johny Tangkere, membenarkan adanya insiden pecahnya kaca meja tersebut. Namun, ia menilai kejadian itu hanya karena salah paham.
“Benar, tapi hanya salah paham dan tidak perlu diperbesar,” ujar Johny singkat.
Sementara itu, Hairis Salamad membantah tudingan bahwa dirinya mengamuk atau melakukan tindakan kekerasan. Ia mengaku pecahnya ujung kaca meja tersebut terjadi karena ketidaksengajaan saat sedang berbicara.
“Tidak benar saya ngamuk. Saat menjelaskan sesuatu, cincin yang saya kenakan tidak sengaja membentur meja. Itu murni kecelakaan. Saya mohon maaf kalau menimbulkan kegaduhan,” kata Hairis. (KLIK-RED)