Home Peristiwa Teror Beruang di Kotim! Tanaman Warga Dirusak, Keselamatan Terancam

Teror Beruang di Kotim! Tanaman Warga Dirusak, Keselamatan Terancam

  Sugianto   | Kamis , 07 Agustus 2025
0e1478b848ec863a59bef8be896313c1.jpg
Kerusakan tanaman sawit milik warga akibat serangan beruang madu di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, baru-baru ini.

KLIK.SAMPIT – Warga di dua desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, kini dihantui rasa takut akibat kemunculan beruang liar yang merusak tanaman dan berpotensi mengancam keselamatan jiwa.

Peristiwa ini terjadi di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, serta di wilayah Metro Muara, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah warga melaporkan bahwa tanaman mereka, terutama pohon kelapa sawit, dirusak dan dimakan umbutnya oleh beruang liar.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah, membenarkan adanya laporan dari warga terkait gangguan satwa liar tersebut.

"Kami telah menerima laporan dari dua lokasi tersebut. Namun saat ini kami masih berada di Pangkalan Bun, sehingga belum bisa melakukan tindakan langsung di lapangan," ujar Muriansyah, Kamis (7/8).

Ia menjelaskan, kemunculan beruang liar tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh musim kemarau yang membuat ketersediaan pakan alami di hutan menyusut drastis. Akibatnya, satwa dilindungi itu mencari makan hingga ke wilayah permukiman.

BKSDA mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di kebun. Warga juga diminta tidak melakukan tindakan nekat jika bertemu beruang.

"Kami minta masyarakat tidak beraktivitas sendirian, terutama pada pagi dan sore hari. Jika melihat beruang, segera laporkan kepada kami. Jangan coba-coba mendekati atau mengusir sendiri," tegas Muriansyah.

Serangan beruang ini menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi warga. Selain merusak tanaman, keberadaan satwa liar tersebut juga menimbulkan rasa takut dan was-was.

"Kami sangat khawatir. Beruang itu tidak hanya merusak kebun, tapi juga bisa membahayakan nyawa warga," ucap salah satu warga yang terdampak.

Hingga saat ini, warga berharap ada langkah cepat dari pihak berwenang untuk mengatasi gangguan beruang tersebut sebelum jatuh korban. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami