KLIK.SAMPIT – Sebanyak 260 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak (Tekon) di Kecamatan Teluk Sampit menjalani tes urine massal yang digelar Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (3/9). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika).
Ketua BNK Kotim yang juga Wakil Bupati Kotim, Irawati, menegaskan bahwa ASN wajib bersih dari narkoba. Menurutnya, ASN harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dan garda terdepan dalam upaya memerangi narkotika.
“ASN wajib bersih dari narkoba. Mereka harus jadi teladan sekaligus kader P4GN di lingkungannya,” tegas Irawati.
Ia mengingatkan, penyalahgunaan narkotika di Kotim saat ini semakin mengkhawatirkan. Posisi strategis Kotim yang memiliki pelabuhan, bandara, serta wilayah perkebunan dan pertambangan, menjadikan daerah ini rawan dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkoba.
“Penyalahgunaan narkotika meningkat dan Kotim masuk kategori rawan. Karena itu kita harus bergerak bersama, jangan sampai ASN terjerat barang haram,” ujarnya.
Irawati menambahkan, tes urine massal akan digelar rutin di berbagai instansi pemerintahan. Langkah ini diharapkan tidak hanya menekan angka penyalahgunaan narkoba, tetapi juga mempersempit ruang gerak peredaran gelap di daerah.
“Diharapkan kegiatan ini bisa mengurangi penyebaran dan penggunaan narkotika, khususnya di wilayah Teluk Sampit,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Staf Kecamatan dan Desa Teluk Sampit, Danramil Teluk Sampit, Kepala Bagian Operasi (KBO) Polres Kotim, Polsek Teluk Sampit, Ketua Harian KPAD Kotim, Satpol PP, serta tenaga medis Labkesda.