Home Peristiwa King Kobra Sembunyi di Bawah Jembatan Parkiran PWC, Damkar Kobar Turun Tangan

King Kobra Sembunyi di Bawah Jembatan Parkiran PWC, Damkar Kobar Turun Tangan

  Akhmad Syahriansyah   | Jumat , 09 Oktober 2026
153f80769ef68d52dff1e4cf18c8afc4.jpg
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kobar saat mengevakuasi seekor kin kobra di bawah jembatan kayu area parkiran personal watercraft (PWC) milik warga di Jalan Ujang Iskandar RT 016, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (8/10). (Damkar Kobar/Klikkalteng.id)

KLIK.PANGKALAN BUN – Seekor ular king kobra ditemukan bersembunyi di bawah jembatan kayu area parkiran personal watercraft (PWC) milik warga di Jalan Ujang Iskandar RT 016, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (8/10). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kobar membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengevakuasi ular berbisa tersebut.

Laporan diterima Markas Komando (Mako) Damkar Kobar dari warga bernama Supriyadi melalui WhatsApp sekitar pukul 08.45 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, petugas Piket Regu III langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati king cobra berada di bawah jembatan kayu di area parkiran PWC. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan petugas dan warga sekitar.

 Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah, mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau menangani sendiri ular berbisa, terutama king kobra.

“Apabila menemukan ular di sekitar rumah atau lingkungan tempat tinggal, masyarakat diharapkan tidak panik, tidak melakukan tindakan yang dapat memancing ular menyerang, serta segera menjauh dari lokasi. Jangan mencoba menangkap atau membunuh ular tersebut sendiri karena dapat membahayakan keselamatan,” imbau Fahliansyah, Jumat (9/10).

Ia juga meminta warga menjaga kebersihan lingkungan dan memperhatikan area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular. Jika menemukan satwa berbahaya, masyarakat diminta memastikan anak-anak dan anggota keluarga lainnya berada pada jarak aman. (KLIK-RED)

 

 

 

Baca Juga

Ikuti Kami