KLIK. SAMPIT— Pelaku tindak kejahatan, sering kali memanfaatkan kelengahan korbannya. Seperti yang terjadi terhadap Hana (40), menjadi korban pencurian, telepon genggam miliknya raib saat disimpan di dashboard motor,
Kasat Reskrim Polres Kotawaringin Timur (Kotim), AKP Zaldy Kurniawan, mengimbau masyarakat untuk tidak meletakan telepon genggam di dashboard motor. Sebab saat kelupaan mengambilnya, maka akan jadi kesempatan pelaku kejahatan untuk mencurinya
“Kejadian pencurian telepon genggam di salah satu toko di Sampit, yang viral di media sosial sudah ditangani. Saat ini anggota sedang melakukan pengejaran para pelaku,” terang Zaldy.
Sementara, aksi pencurian itu terjadi di Jalan Tjilik Riwut, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Minggu (27/6). Korban, apes setelah telepon genggam seharga Rp 5 juta raib digondol maling.
Saat berangkat dari rumah menuju toko, Hana meletakan telepon genggamnya di dashboard motor. Dalam perjalanan tampaknya korban sudah diikuti orang tak dikenal.
Saat tiba, ia langsung pergi membuka toko dan lupa mengambil telepon genggam tersebut. Tak lama kemudian, dari hasil rekaman kamera pengawas, datang seorang pria mendekati motor korban, langsung mengambil telepon genggam milik Hana.
Saat kejadian, korban tidak menyadari dengan aksi pencurian tersebut. Ia baru sadar kalau telepon genggam masih diletakan di dashboard motor. Saat di periksa, rupanya telepon genggam yang baru saja ia beli sudah tidak ada di tempat.
“Korban langsung membuka kamera pengawas yang ada di tokonya, ia melihat memang ada orang yang mengambil telepon genggamnya, dan langsung memviralkan kejadian tersebut,” tandasnya. (KLIK-RED)