KLIK. SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar acara pembinan mental rohani Islam bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah itu. Dalam kesempatan itu ASN diingatkan soal makna berkurban.
Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, dalam sambutan yang disampaikan Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi, Noor Anisah mengatakan, makna kurban bagi ASN di zaman sekarang adalah rela mengorbankan harta bahkan jiwa untuk kepentingan masyarakat.
"Hendaklah kita rela berkorban, baik dengan harta benda bahkan jiwa raga sekalipun bila diperlukan. Demi kepentingan masyarakat bangsa dan negara serta agama," ujarnya, Kamis (15/7).
Hal ini dapat diteladani dari kisah Nabi Ibrahim yang rela mengurbankan putranya Nabi Ismail. Saat itu ketakwaan Nabi Ibrahim diuji oleh Allah dengan menyembelih putra kesayangannya. Berkat keikhlasannya berkurban akhirnya Allah menggantikan Ismail menjadi seekor domba.
"Marilah kita tingkatkan iman kita, jalankan dengan tulus ikhlas semua perintahnya dan tinggalkanlah sejauh-jauhnya larangannya,"katanya.
Di masa sekarang, semangat pengorbanan telah menjadi sebuah urgensi. Banyak persoalan bangsa muncul akibat lemahnya semangat untuk berkorban bagi orang lain.
"Sebab bekerja merupakan ibadah membutuhkan pengorbanan dan harus bekerja profesional. Pekerjaan akan terasa nikmat apabila kita mengerjakan suatu pekerjaan dengan hati ikhlas dan pengorbanan lebih," imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut yang dihadiri Pj Sekda Kotim, Fajurrahman serta sejumlah ASN maupun tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Kotim. (KLIK-RED)