KLIK.SAMPIT – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sempat dibikin repot dengan ulah seekor ular berjenis Sanca Batik. Setelah kepergok mencoba memangsa ternak milik warga dan akan ditangkap oleh petugas Disdamkarmat, ular yang diperkirakan memiliki panjang 4 meter tersebut berhasil kabur dengan masuk ke semak-semak.
Salah seorang petugas Disdamkarmat Kotim, Purwondo, menceritakan upaya penangkapan ini terjadi Jumat (1/10). Berlokasi di Sekolah MTs Pondok Pesantren Karya Pembangunan (PPKP), Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Berawal dari laporan seorang warga, Fathul Bari, yang memergoki ular yang memiliki panjang 4 meter tersebut mencoba memangsa ternak ayam milik pelapor.
“Saat ingin menuju kandang ayam miliknya, pelapor terkejut melihat seekor ular berukuran besar menggantung di atas kerangka atap bagian belakang gedung sekolah,” ujar Purwondo, Sabtu (2/10).
Lanjutnya, saat ditemukan ular tersebut sedang melilit seekor ayam dan siap memangsanya. Pelapor yang juga berprofesi sebagai security sekolah ini pun menyorot ular itu menggunakan senter yang ia bawa, sehingga membuat ular merasa terusik dan melepaskan mangsanya lalu melarikan diri ke dalam plafon dari arah belakang ruang gedung sekolah.
“Setelah kejadian itu, pelapor menghubungi markas komando kami, meminta bantuan untuk menangkap ular tersebut ,” imbuhnya
Sekitar pukul 2 WIB, dini hari pelapor menghubungi Disdamkarmat yang segera direspon, pada pukul 2:10 WIB, delapan orang petugas Disdamkarmat tiba di lokasi. Setiba di lokasi, petugas meminta izin untuk melakukan pembongkaran plafon ruang sekolah yang terbuat dari triplek, setelah itu mereka melakukan pencarian di dalam plafon tersebut.
Tak lama dari pencarian, petugas kemudian menemukan ular tersebut berada di sudut plafon. Namun, saat mencoba menangkap ular tersebut petugas mengalami kesulitan, lantaran ruang sudut plafon tersebut terlalu sempit.
“Karena itu, ular tersebut sempat melarikan diri keluar melalui sela-sela bawah atap dan masuk ke dalam semak belukar yang berada di belakang bangunan sekolah,” lanjut Purwondo.
Petugas pun masih melanjutkan pencarian ke semak-semak. Namun, kondisi semak yang padat ditambah suasana yang gelap karena masih malam hari membuat petugas kesulitan menemukan ular tersebut. Setelah hampir 2 jam melakukan upaya penangkapan, petugas akhirnya berhenti dan memutuskan kembali ke markas komando. Ia menambahkan, pihaknya siap untuk menindaklanjuti apabila ada laporan terbaru dari warga mengenai kemunculan ular tersebut. (KLIK-RED)