KLIK. SAMPIT - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie Anderson, menilai penularan Covid-19 saat ini berpotensi tak terkendali. Sebab sekolah-sekolah di daerah itu masih melaksanakan pembelajaran tatap muka meski secara terbatas.
Menurut Rinie sekolah rentan menjadi klaster penularan Covid-19 jika tidak dilakukan pembatasan. Apalagi jika melihat dari penularan yang belakangan ini terjadi sangat memungkinkan sekolah jadi klaster baru.
Untuk itu ia menghimbau Dinas Pendidikan Kotim mengevaluasi kegiatan belajar mengajar saat ini. Pasalnya menurutnya sedang terjadi peningkatan terhadap kasus Covid-19.
“Seperti diketahui Kotim masih melaksanakan pembelajaran tatap muka. Ini harus dievaluasi oleh Dinas Pendidikan Kotim apakah dibatasi lagi atau dilakukan dengan sistem daring paling tidak untuk beberapa hari ke depan,” kata Rinie Anderson, Kamis (10/3).
Rinie juga menekankan sementara waktu ini mau tidak mau maka harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.
"Terkait apakah itu varian baru atau tidak Rinie menegaskan persoalannya bukan varian barunya namun Covid-19 tersebut masih ada dan tetap harus diwaspadai," tegasnya.
Selain itu ujarnya, PPKM mirko memang harus dilakukan untuk mengawasi dan membatasi kegiatan yang berpotensi menjadi klaster penularan baru. (KLIK-RED /*)