Home Pemerintah Kotawaringin Timur Tanggal 21 Agustus ini, Semua Angkutan Perusahaan Harus Lewat Lingkar Kota Selatan

Tanggal 21 Agustus ini, Semua Angkutan Perusahaan Harus Lewat Lingkar Kota Selatan

  Redaksi   | Kamis , 18 Agustus 2022
d5cd1acc43186ceeeae31c550823e3b2.jpg
Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, saat meninjau perbaikan darurat Jalan Lingkar Kota Selatan, Kabupaten Kamis (18/8).

KLIK.SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Halikinnor saat ini melakukan perbaikan darurat terhadap Jalan Lingkar Kita Selatan atau Jalan Mohammad Hatta. 

Hal itu bertujuan agar jalan yang diperuntukkan bagi kendaraan angkutan perusahaan itu segera beroperasi.

"Minimal bisa dilewati. Kita kerjakan secara darurat dulu. Terpenting tidak ada ada angkutan sampai amblas dan terbalik," kata Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor saat meninjau Jalan Lingkar Kota Selatan, Kamis (18/8).

Saat ini Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umun Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kotim sedang menggenjot pengerjaannya sembari menunggu bantuan dari pihak perusahaan yang belum terkumpul seluruhnya. 

Petugas saat ini menambal lubang-lubang besar di Jalan tersebut menggunakan tanah atau material dari hasil mengeruk tanah di sisi kiri dan kanan jalan untuk pembuatan drainase. 

Pengerjaan darurat ini dilakukan agar pada saat 21 Agustus nanti tidak ada lagi kendaraan angkutan yang melintas di jalan dalam kota. Sebab, akan ada pawai pembangunan berskala besar dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

"Saat ini pembuatan drainase dipasang pipa besi supaya air mengalir. Sementara material sisa kerukan dimanfaatkan sambil menunggu dana terkumpul," tambahnya. 

Setelah dana patungan 52 perusahaan nanti terkumpul tinggal diuruk kembali dan dipadatkan dengan agregat agar lebih nyaman dilewati. 

Halikinnor berharap perusahaan yang belum menyetor segeramembayarkan dana patungannya. Hingga saat ini baru 22 perusahaan. 

Dia juga telah menghubungi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin, untuk meminta agar ini menjadi perhatian pemerintah provinsi. 

"Semoga tahun berikutnya bisa dianggarlam. Sekaligus yang tinggal 2,5 kilometer bisa dibeton kembali sehingga tidak ada lagi kendala ke depan"  katanya. 

Seperti diketahui, jalan ini merupakan tanggung jawab provinsi yang berada di Kabupaten Kotawaringin Timur. Jalan ini merupakan akses yang digunakan kendaraan angkutan perusahaan. Baik perusahaan perkebunan kelapa sawit maupun transportir. 

Akibat kerusakan yang terjadi kendaran-kendaraan besar itu terpaksa melintas di jalan dalam kota. Sehingga mengakibatkan kerusakan jalan kota yang peruntukkannya bukan untuk angkutan berat. 

Saat ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur meminta kepada seluruh perusahaan yang menggunakan jalan itu untuk membantu perbaikan. Sebanyak 52 perusahaan diminta patungan membeli material, sedangkan alat berat, bahan bakar, Sampit dan operator ditanggung Pemkab Kotim. 

Adapun 22 perusahaan yang telah menyetorkan, yakni PT BSP, PT NSP, Uni Primacom, Hutanindo Agro Lestari, Sumur Pandan Wangi, Musirawas Citra Harpindo, Katingan Indah Utama, Mukti Sawit Kahuripan, Surya Inti Sawit Kahuripan, Wanayasa Kahuripan Indonesia, dan Windu Nabatindo Lestari.

Selanjurnya , BSK, Karunia Kencana Permai Sejati, Mustika Sembuluh, Mentaya Sawit Mas, Karya Makmur Abadi, Mulia Agro Permai, Gading Sawit Kencana, Hutan Sawit Lestari, Sapta Karya Damai, Swadaya Sapta Putra, dan Sarana Prima Putri Niaga.(KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami