Home Berita Metropolis Dua Malam Listrik Padam, Lilin Ulang Tahun pun Diburu Warga

Dua Malam Listrik Padam, Lilin Ulang Tahun pun Diburu Warga

  Redaksi   | Kamis , 13 Oktober 2022
8016265767f62b8ee78cdb2edbbbb44e.jpg
Warga berburu lampu emergensi di salah satu toko di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

KLIK. SAMPIT - Pasokan listrik yang terhenti di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah, tampaknya sungguh menyiksa masyarakat. Warga pun berburu penerangan ke sejumlah toko dan kios.

Seperti yang terjadi saat Rabu malam (13/10), kios, toko, warung diserbu masyarakat untuk membeli penerangan darurat.

"Saya ke sejumlah swalayan, kehabisan lilin. Lilin ulang tahun pun dijadikan penerangan," kata Nisa, salah seorang ibu rumah tangga.

Tak hanya lilin, penjualan lampu darurat pun ramai di sejumlah toko. Bahkan menjadi rebutan warga. 

"Saya bahkan sempat rebutan sama calon pembeli yang lainnya," kata Nurul, warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. 

Demikian dengan penjualan senter atau lampu sorot juga ramai. Bahkan di sejumlah toko sempat kosong. 

"Kami mencari senter yang pakai baterai. Di beberapa tempat tidak ada, yang ada hanya lampu senter di kepala," kata Nugi warga lainnya. 

Kondisi ini hanya bagian kecil dari serba-serbi kesulitan warga saat pemadaman listrik yang terjadi dua hari dua malam belakangan ini.

Seperti diketahui, gangguan jaringan listrik dari PLN sejak Selasa malam (11/10) pukul 22.30 WITA atau 21.30  WIB telah terjadi gangguan sistem kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (KV) di Jalur Transmisi arah Kasongan - Parenggen - Sudan. 

Kondisi itu mengakibatkan interkoneksi suplai listrik ke sebagian wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan terganggu.

Pihak PLN menyebutkan, secara bertahap pasokan listrik saat ini dalam tahap penormalan gardu induk. Selanjutnya akan melakukan penormalan jaringan distribusi listrik kepada pelanggan. 

Saat ini aliran listrik di sebagian wilayah Kotim mulai menyala. Namun belum semuanya beroperasi dengan normal. Seperti di Kota Sampit, hanya sebagian yang sudah menyala, sebagian di wilayah Kecamatan Baamang dan sebagian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami