KLIK. SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berpesan kepada seluruh guru di daerah itu agar mau berinovasi dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pendidik. Hal ini penting untuk menciptakan perubahan untuk tranformasi Pendidikan yang lebih baik .
"Harus ada kemauan untuk mendorong inovasi dan berubah meninggalkan kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman," kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Sabtu (3/12).
Hal tersebut diungkapkan saat menjadi inspektur upacara dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-28 dan HUT ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di halaman Kantor Pemkab Kotim. Kegiatan tersebut diikuti oleh ribuan guru dan pelajar yang ada di wilayah tersebut.
Pada kesempatan itu, Irawati mengungkapkan tidak menutup kemungkinan di antara guru-guru tersebut sampai sekarang masih ada yang ragu untuk melakukan perubahan dalam proses pembelajaran di kelas atau dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin satuan pendidikan.
"Memang, pada dasarnya tidak ada perubahan yang membuat kita nyaman. Jika masih nyaman itu artinya tidak berubah," imbuhnya.
Oleh sebab itu pada momen HGN ini, memicu diri untuk berinovasi, mengubah cara pandang dan cara dalam memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik.
Dengan platform Merdeka Mengajar yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada awal ini, sepenuhnya itu dirancang untuk memenuhi kebutuhan guru akan ruang untuk belajar, berkarya dan berkolaborasi.
"Saya mewakili pemerintah daerah mengucapkan terimakasih kepada para guru yang mau mencoba hal-hal baru, yang tidak takut untuk berinovasi. Yang sadar dan paham bahwa sudah tiba waktunya untuk bertransformasi. Sehingga ke depan dunia pendidikan di daerah ini lebih maju lagi," tutupnya. (KLIK-RED)