Home Pemerintah Kotawaringin Timur Manfaatkan Pekarangan Kantor, Seranau Panen 6 Kuintal Jagung Manis

Manfaatkan Pekarangan Kantor, Seranau Panen 6 Kuintal Jagung Manis

  Redaksi   | Jumat , 13 Januari 2023
ebbe9e64a1362f13ff6b3efd75164fe7.jpg
Bupati Kotim Halikinnor, Wakil Bupati Kotim Irawati, Sekda Kotim Fajurrahman, dan sejumlah pejabat lainnya saat panen perdana jagung di Kecamatan Seranau, Jumat (13/1).

KLIK.SAMPIT - Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, memanfaatkan lahan pekarangan kantor yang berada di Kelurahan Mentaya Seberang, sebagai lahan pertanian dengan menanam jagung. 

Hasilnya, kecamatan itu telah memanen sebanyak 2.600 tongkol jagung atau setara dengan 600 kilogram atau 6 kuintal, dari lahan seluas 60 meter x 40 meter. 

"Cukup memuaskan, dan kami masih terus belajar agar ke depannya tidak hanya menanam jagung namun juga komoditas yang dapat dijadikan bahan makanan lainnya," ucap Camat Seranau Dedi Purwanto, Jumat (13/1).

Diungkapkan Dedi ini merupakan hasil kerja keras dari tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (TP PKK) Kecamatan Seranau dengan menggandeng kelompok tani wanita (KTW) dan Balai Penyuluh Pertanian setempat.

Dalam praktiknya, masih ditemukan sejumlah kendala dari serangan hama dan binatang lainnya. Namun demikian, perjuangan menanam membuahkan hasil yang cukup memuaskan. 

"Mulanya kami ingin panen saat menjelang tahun baru, tapi karena kendala jadi agak terlambat," katanya. 

Dalam kesempatan itu Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor bersama Wakil Bupati Kotim Irawati, Sekda Kotim Fajrurrahman, Ketua TP PKK Kotim Khairiah, Kepala Dinas Pertanian Kotim Sepnita, dan sejumlah pejabat lain. 

Bupati Kotim Halikinnor mengapresiasi ikhtiar dari Kecamatan Seranau dalam mengelola pekarangan sebagai lahan pertanian. Bahkan ia meminta agar kecamatan lain meniru hal ini. 

"Ini membuktikan Kecamatan Seranau produktif. Dengan memanfaatkan lahan pekatangan dapat menghasilkan bahan pangan," ucapnya.

Dia berharap hal positif ini dapat diikuti oleh kecamatan lain. Sehingga setiap kecamatan nanti akan memiliki komoditas andalan. Sehingga memiliki nilai optimis dan dapat menjadi pemasukan lain bagi aparatur atau staf kecamatan. 

Ditambahkan Halikinnor, pemanfaatan pekarangan, telah menjadi instruksinya sejak lama. Lahan pekarangan yang kosong dan tak terpakai akan menjadi menghasilkan jika dikelola dengan baik. 

"Selama ini kebanyakan lahan pekarangan kadang-kadang hanya dipenuhi tanaman blukar bahkan bisa jadi sumber asap," ujarnya. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami