KLIK.SAMPIT- Pascakejadian buaya menyerang manusia di Sungai Arut, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Sabtu (25/11), masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, juga diminta meningkatkan kewaspadaan terutama yang berada di sekitar perairan Sungai Mentaya.
Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit Muriansyah mengimbau masyarakat agar selalu berhati- hati dalam beraktivitas di sungai demi keselamatan terutama saat di malam hari.
"Selalu berhati- hati dan waspada saat beraktivitas di sungai terutama saat gelap atau malam hari. Tujuannya adalah untuk menghindari kejadian tidak diinginkan," katanya saat dikonfirmasi, di Sampit.
Menurut Muriansyah, buaya ini kerap mendekati areal perairan pemukiman yang disebabkan beberapa faktor yakni, kandang ternak milik warga, baik di atas sungai dan di tepi sungai.
Lanjutnya, bangkai binatang yang di buang warga ke sungai dan sampah rumah tangga yang di buang warga ke sungai.
"Sedikit banyak berpengaruh terhadap keberadaan satwa liar, karena hal ini lah yang bisa mengundang mereka menuju kepemukiman warga," ujarnya.
Selain itu Muriansyah juga mengingatkan warga agar mewaspadai kemunculan buaya saat memasuki musim hujan saat ini.
"Pada saat akhir musim kemarau, masuk musim penghujan merupakan musim kawin buaya dan Buaya menjadi lebih agresif," ungkapnya.
Muriansyah menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi di sejumlah lokasi di kawasan yang kerap muncul buaya di Kotim, untuk memberitahukan warga supaya berhati-hati saat beraktivitas di tepi sungai serta tidak melakukan kegiatan merusak alam.
"Kegiatan merusak alam di antaranya penyetruman, meracun sungai untuk mendapatkan ikan dan aktivitas lainnya yang dapat mengganggu keseimbangan habitat yang ada di daerah tersebut," imbuhnya.
Masyarakat diimbau berhati-hati saat aktivitas di sungai dan juga masyarakat harus tetap tenang dan tidak melakukan tindakan gegabah seperti membunuh satwa saat berhadapan dengan satwa liar dilindungi.
"Apabila ditemukan satwa liar dilindungi di area permukiman, warga diminta segera melaporkannya kepada petugas berwenang untuk segera ditangani," pungkas Muriansyah (KLIK-RED)