Home Berita Metropolis Rocky Gerung : Caleg Bandar dan Pengguna Narkoba Tak Layak Menyuarakan Suara Rakyat

Rocky Gerung : Caleg Bandar dan Pengguna Narkoba Tak Layak Menyuarakan Suara Rakyat

  Sugianto   | Jumat , 02 Februari 2024
c74bab493b7c7a46b3a756f3c512446e.jpg
Pengamat Politik Rocky Gerung saat di wawancara di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis malam (1/2).

KLIK.SAMPIT- Pengamat Politik Rocky Gerung mengatakan bahwa calon legislatif (caleg) yang menjadi pengguna narkoba bahkan bandar tidak layak menyuarakan suara masyarakat.

Dia mengajak masyarakat di daerah ini untuk tidak memilih calon legislatif (caleg) yang diduga bandar maupun pemakai narkoba.

"Saya yakin masyarakat sudah mengetahui caleg yang selama ini diduga sebagai pengguna narkoba. Kami berharap masyarakat tidak memilih mereka pada Pemilu Legislatif 2024 nanti," kata Rocky.

Hal itu dia sampaikan saat diwawancara usai menghadiri kegiatan Dialog Akal Sehat di Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis malam (1/2). 

Menurut dia Narkoba merupakan sumber bencana bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi generasi muda. Sebab sangat ironi kalau caleg yang diduga sebagai pengguna narkoba dipilih pada pemilu legislatif nanti.

Dia juga mengatakan, ibarat pribahasa caleg pengguna atau bandar narkoba sama halnya dengan seorang pembunuh khususnya regenerasi muda.

"Kalau kita sebagai pemilih sudah tau dia pembunuh generasi muda. Ngapain kita harus milih dia," ungkap Rocky.

Dia menilai banyak caleg yang umumnya menjadi caleg untuk Pemilihan Kegislatif 2024, dari sekian banyak profesi akan ada caleg yang kerap terlibat narkoba.

Dia mengajak masyarakat sebaiknya pada masa kampanye Pemilihan Legislatif 2024 ini Caleg yang jual Narkoba dan pemakai narkoba tidak layak menyuarakan suara masyarakat.

"Saya kira masih banyak caleg yang potensi yang bisa menyuarakan aspirasi masyarakat. Kalau ada yang lebih baik ngapain kita harus milik caleg narkoba," pungkas Rocky. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami