KLIK.SAMPIT - Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Resort Sampit kembali mendapatkan laporan kemunculan dan gangguan satwa liar. Kali ini, warga melaporkan satu individu orangutan merusak kebun kelapa sawit di Jalan Jendral Sudirman Kilometer 18, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (8/8).
"Kami menerima laporan atas nama Nako tentang kemunculan dan serangan orangutan yang berada di kebunnya," ucap Kepalq BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, Jum'at (9/8).
Menurut Muriansyah satwa liar tersebut telah merusak dan memakan umbut tanaman kelapa sawit. Dirinya memastikan pihaknya juga telah mengindentifikasi terhadap jenis satwa liar tersebut yakni orangutan.
"Kami telah mengidentifikasi jenis satwa yang merusak tanaman milik warga tersebut, adapun satwa yang merusak tanaman tersebut adalah orangutan," ujarnya.
Adapun saat berada di lokasi pihak BKSDA bertemu dengan penjaga kebun atas nama Mazkur (49) dan anaknya, pihaknya sempat berbincang dan dimintai keterangan oleh petugas.
"Dari hasil keterangan Pak Mazkur, irangutan tersebut sudah merusak dan memakan umbut sawit sekitar 30 batang," terangnya.
Muriansyah juga mengaku sebelumnya pihaknya telah melakukan pencarian orangutan tersebut di hutan sekitar lokasi kebun, namun tidak ditemukan. Petugas hanya menemukan bekas sarang orangutan sebanyak 2 buah dan sisa-sisa tanaman kelapa sawit yang dirusak atau dimakan.
"Kami telah menyisir dan mencari keberadaan orangutan tersebut tetapi tidak membuahkan hasil hanya menemukan sarang dan sisa tanaman sawit yang telah dirusak," imbuhnya.
Selanjutnya Muriansyah menjelaskan terkait perilaku orangutan dan meminta kepada warga sekitar agar segera melapor apabila orangutan terlihat kembali di kebun tersebut. (KLIK-RED)