Home Peristiwa BKSDA Siaga! Satwa Liar Mulai Tinggalkan Hutan Cari Makan

BKSDA Siaga! Satwa Liar Mulai Tinggalkan Hutan Cari Makan

  Redaksi   | Sabtu , 05 Juli 2025
0e1d67604aaa21a71c319708521d426e.jpg
Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah ketika observasi ke lokasi gangguan satwa liar di kebun warga di Sampit.

KLIK.SAMPIT – Memasuki musim kemarau, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Sampit mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap pergerakan satwa liar yang berpotensi mendekati permukiman warga.

Kepala BKSDA Resor Sampit  Muriansyah, mengungkapkan bahwa berdasarkan pengalaman dan data tahun-tahun sebelumnya, gangguan satwa liar cenderung meningkat saat musim kemarau.

“Biasanya, kalau kemarau, makin banyak laporan kemunculan dan gangguan satwa liar yang masuk ke kami,” ujar Muriansyah, Sabtu (5/7).

Satwa liar seperti orangutan dan beruang madu biasanya mulai meninggalkan habitatnya di hutan atau semak belukar karena kesulitan mencari makanan. Mereka bergerak menuju ladang, kebun, bahkan area permukiman untuk bertahan hidup.

“Ini karena mereka mencari makan dan juga menghindari ancaman asap maupun api akibat kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.

Meskipun hingga saat ini belum terjadi lonjakan laporan, BKSDA tetap bersiaga dan mengimbau masyarakat untuk waspada. Ia meminta warga tidak panik apabila menemukan satwa liar di sekitar lingkungan tempat tinggal.

“Kami siap turun ke lapangan jika ada laporan. Yang penting, masyarakat tidak melakukan tindakan yang bisa membahayakan satwa, karena mereka termasuk hewan yang dilindungi,” tegas Muriansyah.

BKSDA Resor Sampit juga terus memantau wilayah rawan dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar.

“Kalau kemarau makin panjang, potensi kemunculan satwa liar akan semakin besar. Ini harus diantisipasi sejak dini,” pungkasnya. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami