Home Peristiwa Warga Desa Terantang Diteror Buaya, Sungai Tak Lagi Aman!

Warga Desa Terantang Diteror Buaya, Sungai Tak Lagi Aman!

  Sugianto   | Rabu , 16 Oktober 2024
c9c88c8ed4a62236b9a3ab33354d3d40.jpg
Penampakan buaya yang muncul di Sungai Mentaya sekitar Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur.

KLIK.SAMPIT – Warga Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, kini hidup dalam ketakutan akibat kemunculan buaya besar di perairan sekitar pemukiman mereka. Sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan, kini berubah menjadi ancaman yang menakutkan.

Edy, salah satu warga, menceritakan bahwa buaya tersebut muncul kembali setelah beberapa bulan tidak terlihat. 

"Kami biasa menggunakan sungai ini untuk mandi, mencuci, dan menyeberang, tapi sekarang kami takut. Sungai tak lagi aman bagi kami," ungkapnya dengan penuh kekhawatiran, Rabu (16/10).

Buaya yang muncul ini diduga datang di tengah peralihan musim kemarau ke musim penghujan, yang diketahui sebagai musim kawin dan bertelur bagi predator air ini. Menurut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah, buaya cenderung menjadi lebih agresif dan sering terlihat di permukaan air pada masa-masa tersebut.

"Di musim kawin, buaya bisa menjadi sangat sensitif dan mudah menyerang. Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar sungai," ujar Muriansyah.

Kekhawatiran warga semakin meningkat karena sungai tersebut adalah akses utama bagi mereka. Banyak penduduk yang merasa terancam setiap kali harus menggunakan perahu atau melakukan aktivitas di tepi sungai. Muriansyah juga mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah atau memelihara ternak di dekat sungai, karena hal itu dapat mengundang kedatangan buaya ke permukiman.

Sebagai langkah pencegahan, BKSDA berencana memasang spanduk peringatan di lokasi-lokasi yang sering dilaporkan sebagai tempat kemunculan buaya. Namun, hingga saat ini, warga tetap hidup dalam bayang-bayang teror buaya, berharap agar sungai yang mereka andalkan bisa kembali aman.

Sungai yang pernah menjadi sumber kehidupan, kini menyimpan ancaman yang menghantui keseharian warga Desa Terantang. (KLIK-RED) 

Baca Juga

Ikuti Kami