KLIK.SAMPIT – Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan luapan air hingga merendam sejumlah permukiman di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam, mengungkapkan bahwa banjir melanda tujuh desa dan kelurahan di wilayah tersebut, dengan sekitar 85 rumah terdampak.
“Untuk sementara, air hanya merendam lantai rumah dan jalanan. Tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir ini,” ujar Multazam saat meninjau lokasi banjir, Jumat sore (6/12).
Pemerintah kecamatan bersama instansi terkait terus memantau kondisi dan perkembangan luapan air.
Ahmad Apandi, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, melaporkan bahwa ketinggian air mencapai 80 sentimeter di beberapa titik, merendam lantai rumah warga hingga sekitar 10 sentimeter.
“Banjir ini juga memengaruhi aktivitas pertanian, namun kegiatan perekonomian masyarakat masih berjalan normal,” katanya.
Meski aktivitas warga tetap berlangsung, sebagian petani terpaksa menghentikan kegiatan mereka sementara waktu. Ahmad berharap kondisi banjir ini segera surut sehingga aktivitas warga dapat kembali normal sepenuhnya. (KLIK-RED)