Home Peristiwa BKSDA Evakuasi Kura-Kura Sungai Langka di Sampit, Berat 22 Kilogram

BKSDA Evakuasi Kura-Kura Sungai Langka di Sampit, Berat 22 Kilogram

  Sugianto   | Selasa , 10 Desember 2024
49269eab11db2b7b65d87052870917dd.jpg
Biuku, kura-kura sungai langka yang ditemukan warga dan diserahkan ke BKSDA Resort Sampit.

KLIK.SAMPIT – Seekor kura-kura sungai atau Biuku (Orlitia borneensis) berhasil dievakuasi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit di Jalan Gunung Bromo 1, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (9/12). Satwa langka dan dilindungi ini ditemukan warga di parit depan rumah mereka.

"Kura-kura ini merupakan jenis yang populasinya makin sulit ditemukan di sungai-sungai Kalimantan. Kami langsung bergerak setelah mendapat laporan warga," ujar Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah.

Kura-kura seberat 22 kilogram itu berjenis kelamin betina dan tidak ditemukan luka. Penemuan ini dilaporkan oleh Aryo Wilono, seorang staf PT Rimba Makmur Utama, yang menemukan kura-kura tersebut pada Minggu (8/12) pagi.

"Dugaan sementara, kura-kura ini adalah peliharaan warga yang terlepas atau sengaja dilepas," tambah Muriansyah.

Rencananya, kura-kura tersebut akan dilepasliarkan pada Selasa (10/12) di salah satu anak Sungai Mentaya, wilayah Kecamatan Pulau Hanaut.

Muriansyah juga mengimbau masyarakat agar melaporkan temuan satwa dilindungi seperti Biuku kepada BKSDA. "Jenis kura-kura ini dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. 106 Tahun 2018. Kami berharap warga tidak memelihara atau mengonsumsinya," tegasnya.

Upaya konservasi ini menjadi bagian penting dari pelestarian satwa liar di Kalimantan yang terancam punah akibat perburuan dan hilangnya habitat alami. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami