KLIK.SAMPIT – Warga Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengeluhkan kerusakan jalan poros Tjilik Riwut menuju desa mereka yang semakin parah. Kerusakan ini diperparah oleh musim hujan yang bertepatan dengan proses perbaikan jalan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab).
Yuni, seorang warga setempat, menyampaikan bahwa kerusakan jalan semakin meluas akibat intensitas hujan yang tinggi. Hal ini mengganggu berbagai aktivitas warga, termasuk pengangkutan hasil pertanian, akses anak sekolah, dan kegiatan perekonomian.
“Kerusakan jalan makin parah. Banyak pedagang sayur dan warga yang jatuh karena jalan berlumpur,” ujarnya, Sabtu (14/12).
Sebelumnya, kerusakan parah hanya terjadi di satu titik. Namun, hujan deras dan proses pengerjaan jalan yang belum rampung membuat kondisi semakin buruk.
Pekerjaan rekonstruksi jalan ini dilaksanakan oleh CV. Karya Abadi Sentosa dengan anggaran Rp239 juta, sesuai surat perintah kerja (SPK) yang dikeluarkan Pemkab. Proyek ini memiliki durasi 80 hari kerja, dari 26 September hingga 14 Desember 2024.
Warga berharap Pemkab segera memberikan solusi untuk memperbaiki jalan tersebut secara lebih maksimal. Mereka juga mengusulkan agar jalan diaspal untuk ketahanan yang lebih lama.
“Kami sangat kesulitan beraktivitas dengan kondisi ini. Kami mohon perhatian dari pemerintah agar jalan ini segera diperbaiki dengan lebih baik,” tandas Yuni.(KLIK-RED)