Home Peristiwa Tutup Gerbang! Warga Desa Jemaras dan Luwuk Ranggan Protes Tidak Ada Realisasi Plasma dari PT TASK 3

Tutup Gerbang! Warga Desa Jemaras dan Luwuk Ranggan Protes Tidak Ada Realisasi Plasma dari PT TASK 3

  Sugianto   | Kamis , 19 Desember 2024
999de4b79aed06cd9e3b35e9a219eb8b.jpg
Aksi demo warga Lubuk Ranggan dan Jemaras di PT TAKS 3 hingga menutup pintu gerbang masuk ke wilayah perusahaan, Kamis (19/12).

KLIK.SAMPIT – Masyarakat Desa Luwuk Ranggan dan Desa Jemaras, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar aksi demonstrasi menuntut realisasi plasma dari PT TASK 3 pada Kamis (19/12). Aksi tersebut dilakukan dengan menutup akses masuk ke perusahaan di sekitar gerbang Desa Luwuk Ranggan.

Koordinator aksi, Kilaturahman, menjelaskan bahwa tuntutan hak plasma ini telah diajukan selama bertahun-tahun, namun belum mendapat respons dari pihak perusahaan.

“Kami, masyarakat, bergerak dan berjuang menuntut hak plasma kami dari PT TASK 3 yang sudah lama dijanjikan. Keputusan sudah hampir final, tetapi belum direalisasikan,” ujarnya.

Kilaturahman juga menegaskan bahwa jika tuntutan ini tetap diabaikan, jumlah massa yang turun ke jalan akan semakin bertambah, mengingat bukan hanya warga dua desa tersebut yang menuntut hak mereka, tetapi juga desa-desa lain.

“Kalau tuntutan kami masih diabaikan, saya yakin akan banyak warga lain yang melakukan aksi serupa untuk menuntut hak mereka,” katanya.

Dia menambahkan bahwa masyarakat telah mengantongi kesepakatan yang ditandatangani oleh Bupati Kotim terkait pemberian hak lahan plasma sebesar 20 persen seluas 656 hektare. Kilaturahman menyatakan, aksi penutupan akses jalan akan terus berlangsung hingga tuntutan mereka dipenuhi.

“Kami akan bertahan dan menutup akses ini sampai hak kami direalisasikan,” tegasnya.

Warga berharap pihak perusahaan segera memberikan solusi konkret agar aksi ini tidak berkepanjangan dan hak masyarakat dapat terpenuhi sesuai kesepakatan.

“Selama hak kami belum dipenuhi, akses ini akan tetap kami tutup,” tandas Kilaturahman. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami