KLIK.SAMPIT – Sebuah truk bermuatan buah kelapa sawit terguling akibat kondisi jalan yang rusak di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 35, tepatnya di Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis pagi (15/5). Peristiwa ini memicu kemacetan panjang dan memunculkan keluhan warga terhadap lambannya perbaikan infrastruktur di daerah tersebut.
"Benar, tadi pagi ada truk bermuatan sawit yang terguling karena terperosok ke lubang di jalan rusak, dekat kantor Camat Cempaga, di kampung Lubuk Durian," ujar Sarli, warga setempat.
Menurut Sarli, truk tersebut kehilangan keseimbangan setelah salah satu rodanya masuk ke dalam lubang cukup dalam. Muatan sawit tumpah ke jalan, sementara kondisi lalu lintas menjadi tersendat hingga antrean kendaraan mencapai ratusan meter.
"Macetnya lumayan panjang, bisa sekitar 300 meter lebih. Ini bukan kejadian pertama karena jalan rusak di sini sudah lama dibiarkan," tambahnya.
Ia menjelaskan, lubang di jalan tersebut awalnya kecil, namun karena sering dilintasi kendaraan berat, ukurannya makin membesar dan berbahaya. Ia menilai, kecelakaan tunggal seperti ini sangat mungkin terulang jika tidak ada penanganan segera.
“Truk itu berusaha menghindari lubang, tapi malah terperosok dan terguling. Ini membahayakan siapa saja yang lewat,” katanya.
Sarli berharap pemerintah melalui dinas terkait bisa segera memperbaiki jalan tersebut. Menurutnya, langkah awal bisa dilakukan oleh pihak desa atau kecamatan dengan penanganan darurat seperti penimbunan lubang.
“Kalau bisa, desa atau camat turun tangan lebih dulu. Penimbunan sementara pakai tanah laterit atau koral sudah cukup membantu. Setelah itu, pemerintah kabupaten bisa lanjutkan dengan pengaspalan,” harapnya.
Selain meminta perbaikan jalan, Sarli juga mengimbau pengendara agar lebih waspada saat melintas, terutama di malam hari karena minim penerangan.
"Bagi pengendara yang melintas di Jalan Tjilik Riwut wilayah Cempaka Mulia Barat, tolong hati-hati. Kondisi jalan sangat membahayakan, apalagi malam hari,” pungkasnya. (KLIK-RED)