KLIK.SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Cuaca ekstrem, terutama angin kencang, diperkirakan akan terjadi pada 16-18 Desember 2024 di wilayah Kotim.
Sekretaris BPBD Kotim, Arief, mengungkapkan, "Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang diprediksi oleh pihak BMKG."
Arief juga mengingatkan tentang potensi dampak angin kencang, seperti pohon tumbang dan kerusakan pada infrastruktur, termasuk tiang antena komunikasi. "Pohon-pohon yang sudah lapuk rentan roboh, apalagi jika terkena angin kencang. Bagi pengendara yang sedang dalam perjalanan, diharapkan lebih hati-hati," tambahnya.
Mengenai potensi banjir, Arief menjelaskan bahwa saat ini belum ada laporan banjir signifikan, meskipun beberapa pemukiman tergenang air akibat hujan deras. "Ada beberapa laporan mengenai genangan air di beberapa pemukiman warga, namun itu hanya sementara dan cepat surut setelah hujan berhenti," ungkapnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang pada 16-18 Desember 2024.
"Sehubungan dengan peringatan dini ini, kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti banjir dan pohon tumbang. Warga juga diharapkan menghindari aktivitas di luar ruangan yang dapat meningkatkan risiko bahaya, terutama di daerah-daerah rawan bencana," jelas Arief. (KLIK- RED)